ENREKANG — Polisi mengungkap motif sadis di balik tewasnya Salma (44) yang jasadnya ditemukan di perbukitan terpencil di Dusun Banua, Desa Bungin, Kecamatan Bungin, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Tersangka, Muh Arjuna Ranu (MAR), ternyata nekat membunuh karena terdesak kebutuhan uang untuk berjudi online.
Kasat Reskrim Polres Enrekang AKP Dodie Ramaputra menyatakan pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan mengakui perbuatannya. "Motif pelaku terdesak kebutuhan uang akibat kekalahan bermain judi online," kata Dodie kepada detikSulsel, Senin (24/8/2026).
Pelaku tidak serta-merta langsung beraksi. Ia memancing korban dengan tawaran bawang merah seharga Rp 18 ribu per kilogram, harga yang jauh di bawah pasaran. Korban yang tergiur kemudian dibawa menuju kawasan perbukitan yang sepi di Dusun Banua.
Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), niat jahat pelaku mulai terlihat. Ia mengeluarkan badik dan mengancam korban agar mentransfer sejumlah uang ke rekeningnya. "Pelaku awalnya menawarkan ada bawang merah dengan harga murah. Setelah sampai, pelaku mengancam korban dengan badik agar mentransfer uang ke rekening pelaku sebanyak Rp 40 juta," terang Dodie.
Dalam keadaan terancam, Salma tidak kuasa menolak dan terpaksa menuruti permintaan pelaku. Namun, setelah uang berpindah tangan, nyawa korban tetap tidak tertolong.
Pelaku tidak berhenti pada aksi perampasan. Ia kemudian mengeksekusi korban dengan cara menusuknya menggunakan badik dari arah depan dan belakang hingga tewas. "Pelaku membunuh korban dengan memakai badik dengan menusuk korban hingga tewas," papar Dodie.
Sebelum polisi mengamankan tersangka, amarah warga sempat meluap. Rumah milik Arjuna di wilayah Kecamatan Bungin diketahui dirusak massa yang mencurigainya sebagai pelaku pembunuhan Salma. "Iya, begitu (rumah pelaku dirusak massa) meluapkan amarahnya," ujar Kapolsek Anggeraja Iptu Talli, Sabtu (22/8).
Peristiwa ini bermula dari laporan warga yang menemukan mayat Salma di Desa Bungin pada Jumat (21/8) sekitar pukul 14.00 Wita. Sebelumnya, korban sempat dilaporkan hilang di wilayah Kecamatan Bungin. Kini, polisi terus mendalami kasus ini dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.