MAKASSAR — Perumda Air Minum Kota Makassar memastikan layanan distribusi air bersih melalui mobil tangki kepada pelanggan terdampak kekeringan tidak dipungut biaya apa pun. Langkah ini diambil menyusul penurunan pasokan air baku ke IPA 2 dan IPA 3 yang disebabkan rendahnya curah hujan.
Kepala Bagian Distribusi dan Kehilangan Air Perumda Air Minum Kota Makassar, Wahidin, menegaskan perusahaan mengoptimalkan seluruh armada yang ada untuk menjangkau wilayah pelayanan yang mengalami gangguan suplai.
“Kami pastikan seluruh pelayanan mobil tangki kepada pelanggan terdampak diberikan secara gratis. Jika ada pihak yang meminta pembayaran, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada Perumda Air Minum Kota Makassar,” tegas Wahidin.
Perumda Air Minum Kota Makassar membagi layanan pengaduan berdasarkan enam wilayah pelayanan. Masyarakat yang membutuhkan pasokan air bersih dapat menghubungi nomor call center sesuai kecamatan masing-masing untuk dilakukan penjadwalan pengiriman.
Wahidin mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan PDAM dan meminta imbalan dalam proses pendistribusian air. Seluruh proses pengiriman air bersih untuk pelanggan terdampak dipastikan gratis dan tidak dipungut biaya.
“Jika ada pihak yang meminta pembayaran, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada Perumda Air Minum Kota Makassar,” katanya.
Dalam penanganan kekeringan ini, Perumda Air Minum Kota Makassar juga mendapat dukungan dari BPBD Kota Makassar untuk penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat. Selain melalui saluran resmi PDAM, warga yang membutuhkan suplai air juga bisa menghubungi BPBD setempat.
Wahidin menambahkan, pengoperasian mobil tangki hingga pukul 24.00 Wita merupakan upaya menjaga kebutuhan air bersih pelanggan tetap terpenuhi selama kondisi kekeringan berlangsung. Ia pun mengajak pelanggan terdampak untuk memanfaatkan saluran layanan sesuai wilayah masing-masing agar penjadwalan pengiriman bisa dilakukan lebih cepat.