Trump Mobile T1 Phone Naik Harga Jadi USD 749, Lebih Mahal dari iPhone 17e

Penulis: Jauhari Lubis  •  Kamis, 10 September 2026 | 18:20:01 WIB
Trump Mobile menaikkan harga T1 Phone dari USD 499 menjadi USD 749 tanpa pengumuman resmi.

SULAWESI SELATAN — Trump Mobile menaikkan harga T1 Phone dari USD 499 menjadi USD 749 (sekitar Rp 12,4 juta). Kenaikan USD 250 itu tidak disertai pengumuman resmi apa pun. Perusahaan hanya memperbarui angka di situs webnya secara diam-diam, seperti pertama kali dilaporkan The Verge.

Dengan harga baru tersebut, T1 Phone kini berada di atas iPhone 17e. Ponsel ini sebelumnya diposisikan sebagai perangkat terjangkau dengan harga perkenalan USD 499.

Spesifikasi dan Kontroversi T1 Phone

T1 Phone sempat menjadi perhatian setelah iFixit membongkar isi perangkatnya. Hasil teardown menunjukkan ponsel ini nyaris identik dengan perangkat HTC, bukan produksi dalam negeri Amerika Serikat seperti klaim awal Trump Mobile.

Klaim produksi lokal itu menjadi salah satu poin jual utama T1 Phone saat pertama diperkenalkan. Temuan iFixit mematahkan narasi tersebut dan menyebut T1 Phone sebagai versi rebranding dari ponsel HTC.

Penyebab Kenaikan Harga: Krisis Chip RAM

Trump Mobile tidak menjelaskan alasan di balik kenaikan harga ini. Namun, konteks industri menunjukkan tekanan biaya RAM yang sedang melanda produsen elektronik global.

Fenomena yang dijuluki "RAMageddon" ini muncul akibat lonjakan permintaan chip memori untuk pembangunan infrastruktur AI skala besar. Dampaknya terasa ke seluruh lini produk, dari ponsel hingga komputer desktop.

Apple menjadi contoh terbaru. Perusahaan menaikkan harga iPhone generasi lama sebesar USD 100, sekitar tiga bulan setelah menaikkan harga iPad hingga USD 200, MacBook hingga USD 500, dan Mac Studio hingga USD 1.300.

Harga USD 999 Sudah Diisyaratkan Sejak Awal

Kenaikan ini sebenarnya sudah pernah disinggung pihak Trump Mobile. Eksekutif perusahaan menyebut harga USD 499 hanyalah harga perkenalan. Mereka memperingatkan bahwa pembeli bisa membayar hingga USD 999 (sekitar Rp 16,5 juta) di masa depan.

Artinya, harga USD 749 saat ini masih di bawah proyeksi tertinggi yang pernah mereka sebutkan. Meski begitu, tidak ada keterangan resmi apakah harga akan terus naik menuju angka tersebut.

Posisi T1 Phone di Pasar

Dengan banderol USD 749, T1 Phone bersaing langsung dengan ponsel kelas menengah-atas dari merek mapan. iPhone 17e, yang kini lebih murah, menawarkan ekosistem Apple yang sudah terbukti.

Pembeli di Amerika Serikat yang mempertimbangkan T1 Phone perlu menimbang ulang nilai jualnya. Harga naik, tetapi spesifikasi dan asal produksi masih menjadi pertanyaan terbuka.

Bagi pengguna Indonesia, T1 Phone tidak dijual resmi di pasar lokal. Informasi ini lebih relevan sebagai gambaran bagaimana krisis chip RAM mulai merembet ke harga jual perangkat di berbagai belahan dunia, termasuk yang nantinya memengaruhi harga ponsel di Indonesia.

Reporter: Jauhari Lubis
Sumber: engadget.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top