MAKASSAR — Ketua Umum Harley Davidson Club Indonesia (HDCI), Ahmad Sahroni, resmi melantik pengurus HDCI Cabang Makassar dan Kendari masa bakti 2025–2028 di D’Liquid Hotel Claro Makassar, Sabtu (2/5/2026). Pelantikan ini menjadi momentum penguatan peran komunitas sebagai mitra strategis pemerintah dalam bidang sosial dan pariwisata.
Acara tersebut dihadiri Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, perwakilan Polda Sulawesi Selatan, serta unsur Badan Intelijen Negara (BIN) wilayah Sulsel. Selain prosesi seremonial, HDCI Makassar langsung merealisasikan program sosial dengan menyasar marbot masjid dan anak yatim sebagai bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat Sulawesi Selatan.
Klarifikasi Insiden Toraja dan Standar Etika Berkendara
Dalam arahannya, Ahmad Sahroni menyoroti insiden kecelakaan motor gede (moge) yang baru-baru ini terjadi di Toraja Utara. Ia memberikan klarifikasi tegas untuk menjaga nama baik organisasi yang dipimpinnya di mata publik.
"Kejadian di Toraja itu saya tegaskan, bukan anggota HDCI. Jangan semua pengguna moge langsung dikaitkan dengan HDCI, karena kami punya aturan dan etika yang jelas," tegas Sahroni.
Sahroni menginstruksikan seluruh anggota untuk mengedepankan empati dan menghilangkan sikap arogan saat berada di jalan raya. Menurutnya, setiap kegiatan touring wajib disertai dengan aksi sosial yang berdampak langsung bagi warga di daerah yang dikunjungi.
"Kita ini bawa motor besar, justru harus menunjukkan empati dan kepedulian sosial yang lebih tinggi," katanya.
Makassar Jadi Titik Awal Touring di Pulau Sulawesi
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut baik pelantikan ini dan mendorong HDCI untuk menjadikan Makassar sebagai hub utama kegiatan otomotif di Sulawesi. Langkah ini dinilai mampu menggerakkan roda ekonomi kreatif dan sektor pariwisata daerah.
"Kalau bisa, semua touring di Sulawesi dimulai dari Makassar. Pemerintah siap mendukung, selama itu membawa dampak positif," ujar Munafri.
Munafri juga mengingatkan para anggota HDCI untuk tetap disiplin dalam memenuhi kewajiban administrasi, termasuk pajak kendaraan. Kepatuhan ini dianggap sebagai fondasi penting dalam membangun citra positif komunitas motor besar di tengah masyarakat.
Aksi Sosial Sasar 21 Marbot dan Anak Panti Asuhan
Sekretaris HDCI Makassar, Andi Asruddin, mengungkapkan bahwa pelantikan kali ini dirangkaikan dengan penyaluran dana pembinaan bagi 21 marbot masjid di Makassar. Program ini bertujuan mengapresiasi peran penjaga masjid dalam menjaga kerukunan umat di lingkungan masing-masing.
"Kami memberikan bantuan kepada 21 marbot masjid di Makassar sebagai bentuk kepedulian. Ini bukan hanya simbolis, tapi bagian dari komitmen kami untuk hadir di tengah masyarakat," jelas Andi.
Selain bantuan untuk marbot, HDCI juga menghadirkan pengalaman unik bagi ratusan anak panti asuhan. Mereka diajak berkeliling kota menggunakan moge sebelum difasilitasi untuk berbelanja kebutuhan pribadi di pusat perbelanjaan.
Ketua HDCI Makassar terpilih, Syamsir Nugraha, berkomitmen untuk terus memperkuat solidaritas internal dan memperbanyak program kerja yang menyentuh lapisan masyarakat rentan. Hal senada disampaikan Ketua HDCI Kendari, Agus Purwohidayat, yang menekankan pentingnya keselamatan berkendara sebagai prinsip utama organisasi.