Pencarian

Kemenag Sulsel Dukung Pengembangan Pesantren, Peletakan Batu Pertama Kampus 2 As’adiyah Belawa Baru di Luwu Utara Resmi Dilakukan

Rabu, 13 Mei 2026 • 20:46:09 WIB
Kemenag Sulsel Dukung Pengembangan Pesantren, Peletakan Batu Pertama Kampus 2 As’adiyah Belawa Baru di Luwu Utara Resmi Dilakukan
Kakanwil Kemenag Sulsel melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kampus 2 Pesantren As’adiyah Belawa Baru.

MALANGKE — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan (Kakanwil Kemenag Sulsel) bersama jajaran Forkopimda Luwu Utara melakukan prosesi peletakan batu pertama pembangunan ruang kelas Kampus 2 Pondok Pesantren As’adiyah Belawa Baru, Selasa (12/5/2026). Langkah ini menandai dimulainya konstruksi sarana pendidikan baru yang dinanti-nantikan.

Mengapa Kampus 2 Ini Mendesak Dibangun?

Pimpinan Pondok Pesantren As’adiyah Belawa Baru mengungkapkan bahwa tingginya animo masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di pesantren menjadi pendorong utama pembangunan ini. Fasilitas yang ada saat ini dinilai sudah tidak mencukupi untuk menampung lonjakan jumlah santri.

“Ini bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan pendidikan dan pemenuhan kebutuhan sarana belajar santri,” ujar pimpinan pesantren dalam sambutannya. Pihaknya berkomitmen untuk terus berbenah dan menghadirkan fasilitas yang lebih memadai.

Dukungan Penuh dari Kemenag Sulsel

Dalam sambutannya, Kakanwil Kemenag Sulsel menyampaikan harapan agar pembangunan Kampus 2 dapat memperkuat peran pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam yang unggul. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara ilmu agama dan ilmu umum bagi para santri.

“Pesantren harus mampu melahirkan generasi unggul, tidak hanya dalam ilmu agama tetapi juga ilmu umum,” kata Kakanwil. Dukungan penuh dari pemerintah provinsi pun dijamin untuk kelancaran proyek ini.

Prosesi dan Rencana Pembangunan

Kegiatan peletakan batu pertama ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Luwu Utara serta Sekretaris Jenderal Pusat Pondok Pesantren As'adiyah. Rangkaian acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat demi kelancaran pembangunan.

Pembangunan Kampus 2 ini diharapkan tidak hanya menambah ruang kelas, tetapi juga menjadi pusat kegiatan belajar mengajar yang representatif. Langkah ini menjadi bukti konkret sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan dalam memajukan sumber daya manusia di Sulawesi Selatan.

Bagikan
Sumber: sulsel.kemenag.go.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks