SULAWESI SELATAN — Huawei memperkenalkan HarmonyOS 7 pada gelaran Huawei Developer Conference (HDC) 2026, Selasa (15/4). Sistem operasi generasi terbaru ini tidak sekadar tambal sulam fitur, melainkan pembaruan arsitektur dari bawah ke atas dengan kecerdasan buatan sebagai fondasi utama.
Desain Spasial 3D Bikin Antarmuka Lebih Hidup
Salah satu perubahan paling kasatmata ada di sektor visual. Huawei mengadopsi spatial design — bahasa desain yang memberikan efek tiga dimensi pada elemen antarmuka.
Layar kunci kini bisa berinteraksi dinamis dengan wallpaper. Tombol, slider, dan panel navigasi juga mendapat efek pencahayaan baru yang bikin animasi terasa lebih realistis. Hasilnya, tampilan HarmonyOS 7 terasa jauh lebih modern dibanding versi sebelumnya.
Celia Jadi Pusat Kecerdasan Sistem, Bisa Eksekusi Perintah Kompleks
Asisten virtual Celia bertransformasi menjadi system-level intelligence hub. Huawei mengklaim Celia kini mampu memahami maksud pengguna lebih akurat dan menjalankan perintah bertahap yang melibatkan banyak aplikasi.
Framework AI anyar bernama HarmonyOS Intelligent Agent Framework 2.0 disebut meningkatkan tingkat keberhasilan penyelesaian tugas kompleks hingga lebih dari 90 persen. Pengguna cukup memberikan perintah bahasa alami, sistem yang mengerjakan sisanya.
Fitur AI juga merambah ke pengeditan foto, pembuatan konten, dan bantuan kontekstual di berbagai aplikasi sehari-hari.
Anti-Fraud System: Deteksi QR Code Palsu hingga Deepfake Suara
Di tengah maraknya penipuan digital, Huawei membekali HarmonyOS 7 dengan platform anti-penipuan terbaru. Sistem ini sanggup mendeteksi:
- QR Code mencurigakan
- Situs web palsu atau berbahaya
- Upaya pemalsuan aplikasi
- Nomor telepon internasional yang terindikasi spoofing
- Penipuan berbasis suara pakai teknologi AI (deepfake)
Ini jadi lapisan keamanan tambahan yang relevan buat pengguna Indonesia yang makin sering bertransaksi digital.
Performa Naik 15%, Siap untuk Pemakaian Jangka Panjang
Huawei mengklaim peningkatan performa sistem mencapai 15 persen dibanding HarmonyOS 6. Sistem juga dirancang dengan pengendalian beban kerja yang lebih baik, sehingga perangkat tetap responsif meski dipakai bertahun-tahun.
Developer Beta Sudah Jalan, Seri Mate 90 Jadi Perdana
Huawei sudah menggulirkan program Developer Beta untuk beberapa perangkat berikut:
- Huawei Mate 80 Pro
- Huawei Mate X7
- Huawei Mate XT Master
- Huawei Pura 90 Pro Max
- Huawei Pura X
- Huawei Pura X Collector’s Edition
- Huawei nova 15 Pro
Versi stabil untuk publik dijadwalkan rilis bertahap pada akhir 2026. Huawei juga mengonfirmasi bahwa seri Mate 90 yang meluncur September mendatang di China akan menjadi ponsel pertama dengan HarmonyOS 7 sebagai OS bawaan.
Dengan kombinasi AI sistemik, efek visual spasial, keamanan anti-penipuan, dan peningkatan performa, HarmonyOS 7 menjadi salah satu pembaruan paling substansial dalam sejarah sistem operasi Huawei. Kini tinggal menunggu bagaimana ekosistem ini merambah lebih banyak perangkat — termasuk kemungkinan ke pasar Indonesia.