Ubisoft mengonfirmasi kematian Claude Guillemot, yang menjabat sebagai ketua Guillemot Corp, dalam kecelakaan tersebut. Seorang instruktur penerbangan berusia 70 tahun yang berada di dalam pesawat ikut tewas.
"Ubisoft sangat berduka mendengar kabar meninggalnya Claude Guillemot, salah satu pendiri grup dan ketua Guillemot Corp, dalam sebuah kecelakaan," demikian pernyataan resmi perusahaan. "Pikiran kami tertuju kepada keluarga dan kerabatnya di masa sulit ini. Tidak akan ada pernyataan lebih lanjut untuk saat ini."
Dari Distributor Mainan hingga Kerajaan Game Global
Claude dan keempat saudaranya mendirikan Ubisoft pada 1986, bermula dari bisnis impor dan distribusi gim di Prancis. Tahun yang sama, mereka merilis gim pertama, Zombi. Pada 1995, Ubisoft mencatatkan kesuksesan global pertamanya lewat Rayman, sebuah gim platform yang membuka jalan bagi perusahaan untuk melantai di bursa saham setahun kemudian.
Pendanaan publik senilai 80 juta dolar AS dari IPO 1996 memungkinkan Ubisoft membuka studio di Kanada, China, dan Jepang. Dari awal yang sederhana, perusahaan ini tumbuh menjadi salah satu nama terbesar di industri hiburan, memiliki waralaba ikonik seperti Assassin’s Creed, Far Cry, Rainbow Six, Ghost Recon, Prince of Persia, dan The Division.
Kepemilikan Saham dan Peran Claude di Luar Ubisoft
Meski tidak lagi memiliki 100 persen saham, keluarga Guillemot masih memegang kendali signifikan. Guillemot Brothers S.A., perusahaan induk yang mengelola kepemilikan saudara-saudara Guillemot di Ubisoft, merupakan pemegang saham terbesar dengan 12,27 persen. Di belakangnya ada JPMorgan Chase & Co. (9,94 persen) dan raksasa game China Tencent Holdings (9,46 persen).
Claude sendiri menjabat sebagai presiden Guillemot Corporation—entitas berbeda dari Guillemot Brothers S.A.—yang menaungi merek-merek seperti solusi audio digital Hercules, peralatan DJ Djuced, dan aksesori gaming Thrustmaster. Adiknya, Yves Guillemot, masih menjabat sebagai CEO Ubisoft.
Duka di Tengah Tekanan Bisnis Ubisoft
Kepergian Claude terjadi di saat Ubisoft tengah menghadapi sejumlah tantangan. Perusahaan baru saja mengalami serangan siber besar-besaran yang memaksa Rainbow Six Siege benar-benar offline. Selain itu, isu penggunaan kecerdasan buatan generatif dalam pengembangan Far Cry 7 juga mencuat, dengan seorang sumber internal menyebut hasilnya "terlihat buruk."
Penyebab kecelakaan pesawat masih belum diketahui. Otoritas penerbangan sipil Prancis, Bureau d'enquêtes et d'analyses pour la sécurité de l'aviation civile (BEA), akan melakukan investigasi—sebuah proses yang diperkirakan memakan waktu berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun.