Pencarian

Google Wallet Kini Bisa Lacak Paket dari Gmail, Fitur Order Tracking Mulai Digulirkan di AS

Kamis, 25 Juni 2026 • 23:14:01 WIB
Google Wallet Kini Bisa Lacak Paket dari Gmail, Fitur Order Tracking Mulai Digulirkan di AS
Google Wallet kini menampilkan status pengiriman paket secara otomatis dari Gmail di AS.

SULAWESI SELATAN — Google terus memperluas fungsi dompet digitalnya. Setelah merombak tampilan beranda, Google Wallet kini mengintegrasikan fitur pelacakan pesanan online yang secara otomatis mengambil data dari Gmail. Fitur ini memungkinkan pengguna melihat status pengiriman paket tanpa harus membuka aplikasi email atau situs kurir.

Bagaimana Cara Kerja Order Tracking di Google Wallet?

Fitur ini bekerja dengan menyelaraskan data dari Gmail. Google Wallet akan membaca “resi detail, nomor pelacakan, dan status pengiriman” yang ada di email pengguna. Informasi tersebut kemudian ditampilkan di halaman utama aplikasi Wallet.

Di beranda, pengguna akan melihat bagian “orders that are arriving soon” (pesanan yang segera tiba). Untuk melihat semua pesanan, pengguna bisa menekan tombol “View more” di bagian tengah. Di bagian atas, Wallet akan memprioritaskan “pesanan yang tiba hari ini atau sedang dalam perjalanan.”

Pengguna juga bisa mengakses daftar pesanan melalui menu “View more transactions” lalu pilih tab “Orders.” Setelah masuk ke halaman detail pesanan, akan muncul informasi pengiriman lengkap. Jika ingin menghapus riwayat pesanan, pengguna cukup menekan ikon tempat sampah (trash) di halaman tersebut.

Fitur Ini Baru Aktif di AS, Syaratnya Harus Aktifkan Smart Features

Saat ini, fitur order tracking baru berjalan di Amerika Serikat. Google mengklaim fitur ini mendukung “sejumlah besar merchant top AS.” Namun, ada batasan yang perlu diketahui.

“Jika pesanan berasal dari merchant kecil atau merchant di luar AS, mungkin tidak akan muncul di Wallet,” tulis Google dalam halaman dukungan resmi yang dirilis dalam beberapa hari terakhir. Artinya, pengguna di Indonesia yang sering berbelanja dari toko lokal atau marketplace Tanah Air kemungkinan besar belum bisa menikmati fitur ini.

Untuk mengaktifkan fitur ini, pengguna harus memastikan setelan Gmail > Settings > akun email > Google Workspace smart features > Smart features in other Google products dalam kondisi aktif. Saat artikel ini ditulis, fitur tersebut belum muncul di akun yang kami periksa.

Dampak untuk Pengguna: Dompet Digital Makin Mirip Dashboard

Penambahan fitur pelacakan pesanan ini membuat Google Wallet perlahan bertransformasi menjadi pusat kendali digital. Sebelumnya, aplikasi ini hanya digunakan untuk menyimpan kartu pembayaran, tiket, dan kartu loyalitas. Kini, dengan adanya order tracking, beranda Wallet menjadi lebih fungsional layaknya dashboard pengelolaan aktivitas belanja.

Langkah ini juga merupakan bagian dari strategi Google untuk memperdalam integrasi antar layanannya. Sebelumnya, Google Wallet juga mulai terintegrasi dengan Chrome Autofill dan mendukung fitur Touchless ID untuk TSA PreCheck di bandara-bandara AS.

Belum ada informasi resmi mengenai kapan fitur ini akan meluas ke negara lain, termasuk Indonesia. Namun, melihat tren ekspansi Google Wallet yang perlahan merambah pasar Asia, bukan tidak mungkin fitur serupa akan tiba di Tanah Air dalam beberapa tahun ke depan.

Bagikan
Sumber: 9to5google.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks