Pencarian

Desa Kajaolaliddong Bone Dukung Program Pertanian Cerdas Mahasiswa Unhas, Target Produksi Padi Naik 2 Ton per Hektare

Senin, 29 Juni 2026 • 23:06:31 WIB
Desa Kajaolaliddong Bone Dukung Program Pertanian Cerdas Mahasiswa Unhas, Target Produksi Padi Naik 2 Ton per Hektare
Petani Desa Kajaolaliddong menerima sosialisasi program pertanian cerdas dari mahasiswa Unhas.

BONE — Dukungan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi di Desa Kajaolaliddong, Minggu (28/6/2026). Acara itu dihadiri Kepala Desa Muh. Yunus, perangkat desa, perwakilan Camat Barebbo Ahmad Ahmadi, serta 13 ketua kelompok tani beserta anggotanya.

Ketua Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas 2026, Fadel Muhammad S., mengatakan program tidak berhenti pada sosialisasi. Tim akan melakukan pendampingan intensif kepada petani sejak persiapan lahan hingga panen.

“Kami menargetkan efisiensi penggunaan air hingga 25 persen dan pengurangan pupuk kimia sampai 50 persen,” ujar Fadel.

Empat Komponen Utama Mannennungeng

Tim memperkenalkan empat komponen utama program. Pertama, Uwai Tuo, sistem irigasi Alternate Wetting and Drying (AWD) berbasis IoT yang memungkinkan petani memantau kebutuhan air sawah secara real-time. Kedua, Pabbura, teknologi pengolahan limbah pertanian dan peternakan menjadi pupuk organik.

Ketiga, Warani & Garisi’, yang mengintegrasikan pengendalian hama ramah lingkungan dengan pola tanam adaptif. Keempat, Sikola P4S, wadah penguatan kapasitas kelembagaan petani melalui pelatihan dan penyusunan kurikulum pembelajaran.

Pemerintah Desa Siapkan Lahan Demplot

Kepala Desa Kajaolaliddong, Muh. Yunus, mengapresiasi inisiatif mahasiswa Unhas yang dinilai menghadirkan solusi sesuai kebutuhan masyarakat. Pemerintah desa bersama kelompok tani siap mendukung pelaksanaan program, termasuk penyediaan lahan demplot dan dukungan lain selama proses pendampingan.

“Kami berharap kolaborasi ini tidak berhenti setelah program selesai, tetapi dapat terus berlanjut sehingga inovasi yang telah diperkenalkan benar-benar memberikan manfaat bagi petani dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Yunus.

Perwakilan Camat Barebbo, Ahmad Ahmadi, menilai Program Mannennungeng berpotensi menjadi model pengembangan pertanian cerdas di kecamatan. Pemerintah kecamatan siap memfasilitasi koordinasi dengan perangkat daerah terkait.

Pendampingan hingga Panen

Dosen pendamping PPK Ormawa UKM KPI Unhas, Muh. Adnan Kasogi, S.Sos., M.Si., menjelaskan keberhasilan program tidak hanya diukur dari penerapan teknologi. Kapasitas kelembagaan petani juga harus meningkat agar mereka mampu mengelola inovasi secara mandiri dan berkelanjutan.

Sebagai tindak lanjut, tim akan melaksanakan pelatihan teknis, pendampingan intensif kepada kelompok tani, serta pemasangan perangkat pada lahan demplot. Rangkaian kegiatan itu diharapkan menjadi fondasi sistem pertanian cerdas yang mampu memperkuat ketahanan pangan di Desa Kajaolaliddong.

Bagikan
Sumber: matakita.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks