Pencarian

Program BPJS Gratis Sidrap Ditetapkan Jadi Objek Disertasi Doktor Universitas Andalas, Anggaran Rp52 Miliar Tembus 99 Persen Kepesertaan

Selasa, 30 Juni 2026 • 03:56:01 WIB
Program BPJS Gratis Sidrap Ditetapkan Jadi Objek Disertasi Doktor Universitas Andalas, Anggaran Rp52 Miliar Tembus 99 Persen Kepesertaan
Program BPJS Kesehatan gratis Sidrap raih 99 persen kepesertaan dengan anggaran Rp52 miliar.

SIDRAP — Tidak banyak kebijakan kesehatan daerah yang berhasil menembus tembok akademik lintas pulau. Namun itulah yang terjadi di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Program BPJS Kesehatan gratis yang digagas Pemkab Sidrap pada awal 2025 kini menjadi bahan kajian disertasi seorang dosen dari Universitas Andalas, Sumatra Barat.

Tim peneliti dari kampus tersebut telah turun langsung ke lapangan dan mewawancarai Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, pada Senin (29/6/2026). Mereka menilai capaian kepesertaan BPJS Kesehatan hingga 99 persen merupakan indikator keberhasilan yang layak dikaji lebih mendalam.

Anggaran Rp52 Miliar dan Perubahan Perilaku Warga

Pemkab Sidrap mengalokasikan dana sekitar Rp52 miliar dari APBD untuk mendanai program ini. Angka tersebut berasal dari hasil efisiensi belanja daerah yang sebelumnya dinilai kurang mendesak, seperti kegiatan seremonial dan program yang dampaknya tidak langsung dirasakan warga.

"Pelayanan yang tadinya masyarakat tidak mau ke puskesmas, tidak mau ke rumah sakit, akhirnya mau karena BPJS-nya ada," ujar Syaharuddin kepada tim peneliti.

Menurutnya, perubahan paling signifikan bukan hanya pada angka kepesertaan, melainkan pada perilaku warga dalam mengakses layanan kesehatan. Sebelum program berjalan, banyak warga menunda pemeriksaan karena khawatir dengan biaya berobat. Kini, puskesmas dan rumah sakit setempat mencatat peningkatan kunjungan pasien yang cukup drastis.

Efek Berantai ke Sektor Kesehatan Daerah

Dampak program ini tidak berhenti pada akses layanan. Tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit (BOR) ikut meningkat. Jasa pelayanan tenaga kesehatan bertambah, dan pendapatan dari kapitasi serta nonkapitasi turut naik. Sektor kesehatan daerah disebut menikmati perputaran anggaran yang lebih produktif dibanding sebelumnya.

Tim peneliti Universitas Andalas menilai keberhasilan Sidrap adalah contoh bagaimana pemerintah daerah menggunakan APBD untuk mempercepat pencapaian Universal Health Coverage (UHC). Bagi akademisi, capaian 99 persen kepesertaan dalam waktu singkat menjadi data berharga untuk mengukur efektivitas kebijakan publik di daerah.

Ukuran Keberhasilan Versi Warga Sidrap

Di luar angka-angka akademik, warga Sidrap memiliki ukuran keberhasilan yang lebih sederhana. Mereka tidak lagi dihantui pertanyaan yang dulu sering muncul saat sakit: "Kalau masuk rumah sakit, biayanya dari mana?"

Pertanyaan itu kini mulai tergantikan oleh kepastian bahwa akses layanan kesehatan telah tersedia tanpa biaya tambahan. Ketika sebuah program daerah menarik perhatian kampus besar untuk diteliti sebagai disertasi doktoral, yang sesungguhnya sedang diuji adalah apakah kebijakan publik benar-benar mampu mengubah kualitas hidup masyarakat. Sejauh ini, Sidrap berhasil menunjukkan jawabannya.

Bagikan
Sumber: katasulsel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks