SIDRAP — Peta persaingan Porsenijar PGRI Sulawesi Selatan 2026 di Kabupaten Sidrap mulai menemukan titik terang. Pada cabang Petanque Putra, Wajo tampil sebagai kampiun setelah menunjukkan konsistensi sejak babak awal hingga final.
Kota Makassar yang datang dengan status unggulan harus mengakui keunggulan Wajo. Kontingen ibu kota provinsi itu hanya mampu membawa pulang medali perak setelah permainan efektif lawan tidak mampu dibendung di fase penentuan.
Dominasi Wajo dan Kejutan dari Ajatappareng
Performa stabil menjadi kunci keberhasilan Wajo. Satu per satu lawan berhasil dilewati, sementara daerah lain mulai kehilangan ritme di momen krusial. Hasil ini sekaligus menegaskan posisi Wajo sebagai kekuatan baru di cabang olahraga yang semakin populer di Sulawesi Selatan itu.
Sorotan lain datang dari tuan rumah Sidrap dan tetangganya, Soppeng. Kedua daerah di kawasan Ajatappareng ini sama-sama berhasil mengamankan posisi ketiga dan berhak atas medali perunggu.
Bagi Sidrap, capaian ini terasa istimewa. Keberhasilan menembus podium menjadi jawaban atas dukungan masyarakat yang memadati arena pertandingan sejak hari pertama. Sementara Soppeng, yang dijuluki Bumi Latemmamala, mampu bertahan di tengah persaingan sengit dan memastikan nama daerah mereka tetap masuk dalam daftar peraih medali.
Hasil Akhir Petanque Putra Porsenijar PGRI Sulsel 2026
- ???? Juara I: Wajo
- ???? Juara II: Makassar
- ???? Juara III Bersama: Sidrap dan Soppeng
Raihan medali ini menambah panas persaingan antarkabupaten dan kota pada Porsenijar tahun ini. Dengan sejumlah cabang olahraga lain yang masih berlangsung, peluang perubahan peta kekuatan daerah masih terbuka lebar. Namun untuk cabang Petanque Putra, satu fakta tak terbantahkan: Wajo berhasil mencuri panggung dan menjadi penguasa lapangan, sementara Sidrap dan Soppeng memastikan Ajatappareng tetap punya wakil di podium kehormatan.