BANTAENG — Pelatihan yang digelar Kamis (6/8) itu menghadirkan dua narasumber, yakni dosen Institut Bisnis dan Keuangan Nitro, A. Wenri Fatimah Singkeruang, serta tenaga ahli P3MD Kabupaten Bantaeng, Ramlan, S.E. Materi yang diberikan mencakup strategi pemasaran digital dan tata kelola manajemen usaha bagi pelaku usaha kecil.
31 Peserta Ikuti Pelatihan, Didominasi Perempuan
Kegiatan yang berlangsung di Desa Bonto Tiro ini diikuti oleh 31 orang peserta dengan rincian 7 laki-laki dan 24 perempuan. Pemerintah Desa Bonto Tiro turut dilibatkan dalam pelaksanaan pelatihan tersebut.
Keikutsertaan Pemerintah Desa menjadi penting untuk memastikan keberlanjutan program setelah pelatihan selesai. Pendampingan dari perangkat desa diharapkan mampu menjadi jembatan antara warga dan perusahaan.
PLN: Dukungan Tidak Berhenti pada Bantuan Sarana
General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, menegaskan bahwa pengembangan usaha masyarakat membutuhkan dukungan yang tidak hanya berhenti pada penyediaan sarana. Menurutnya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang mengelola usaha menjadi bagian tak terpisahkan dari program tersebut.
“Bagi kami, dukungan terhadap UMKM tidak berhenti ketika sarana usaha telah tersedia. Yang tidak kalah penting adalah memastikan masyarakat memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk mengelola serta mengembangkan usaha tersebut. Karena itu, pelatihan ini menjadi bagian dari upaya PLN untuk memperkuat manfaat program agar dapat terus berkembang dan memberikan dampak dalam jangka panjang,” ujarnya.
Peserta: Materi Pemasaran Digital Sangat Bermanfaat
Salah seorang peserta, Nurul Fajrianti, mengaku mendapatkan pengetahuan baru yang berguna bagi usaha kecilnya. Ia menyebut materi tentang strategi pemasaran digital menjadi bekal berharga di tengah perkembangan transaksi yang mulai berpindah ke platform daring.
“Melalui pelatihan pengelolaan pemasaran produk UMKM Desa Mattiro Bulu, kami mendapat banyak ilmu tentang strategi pemasaran digital dan manajemen usaha dengan baik. Materi ini sangat bermanfaat untuk pelaku usaha kecil seperti kami. Kami berharap ke depannya akan ada pelatihan lagi dengan materi lainnya. Terima kasih PLN UIP Sulawesi,” ungkapnya.
Kepala Desa: Pendampingan Berkelanjutan Sangat Diharapkan
Kepala Desa Bonto Tiro, Arman, mengapresiasi pendampingan yang diberikan PLN UIP Sulawesi kepada warganya. Ia menilai pelatihan tersebut memberikan tambahan pengetahuan yang dapat membantu masyarakat dalam mengembangkan usaha secara mandiri.
“Kami mengapresiasi PLN UIP Sulawesi yang terus memberikan pendampingan kepada masyarakat, bukan hanya melalui bantuan sarana usaha, tetapi juga melalui peningkatan kapasitas. Kami berharap pengetahuan yang diperoleh dalam pelatihan ini dapat diterapkan dan membantu UMKM di Desa Bonto Tiro berkembang lebih baik,” pungkasnya.
Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen PLN UIP Sulawesi dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan. Sebelumnya, perusahaan telah menyalurkan bantuan alat usaha kepada BUMDes Mattiro Bulu sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi lokal di Kabupaten Bantaeng.