SULAWESI SELATAN — Gempa yang mengguncang Pulau Flores belum sepenuhnya berlalu dari ingatan warga. Di tengah proses pemulihan yang berjalan bertahap, kebutuhan logistik harian menjadi tantangan utama di sejumlah titik pengungsian.
Pertamina merespons dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan yang menyasar kebutuhan dasar masyarakat terdampak. Paket bantuan meliputi bahan pangan, makanan siap santap, air mineral, obat-obatan dan vitamin, kebutuhan bayi dan perempuan, perlengkapan kebersihan, selimut, tikar, terpal, hingga peralatan memasak.
Distribusi di Tiga Wilayah Terdampak
Pendistribusian dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi dengan pihak terkait di tiga wilayah, yaitu Reo, Mbay, dan Maumere. Pertamina Patra Niaga juga menyalurkan dukungan fasilitas penunjang di beberapa titik strategis.
Di Reo, tiga unit toilet portable lengkap dengan tandon dan pompa air dipasang untuk mendukung sanitasi pengungsi. Sementara di Maumere, sebanyak 12 tabung Bright Gas 12 kg disalurkan untuk kebutuhan operasional dapur umum. Adapun di Desa Nggolombay, 250 paket makanan siap santap didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan harian warga yang mengungsi.
20 Titik Pengungsian di Kecamatan Reok
Camat Reok, Kabupaten Manggarai, Rita Udin, menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. Menurutnya, bantuan ini sangat berarti di tengah kondisi darurat yang masih melanda masyarakatnya.
“Bantuan ini sangat membantu masyarakat di berbagai titik pengungsian, terutama untuk mendukung dapur umum dan kebutuhan dasar warga,” ujar Rita.
Ia menambahkan, terdapat sekitar 20 titik posko pengungsian di Kecamatan Reok. Posko Utama Lapangan Barang Kolong menjadi salah satu pusat penampungan utama warga terdampak.
Upacara HUT RI di Tengah Keprihatinan
Di sela rangkaian aksi kemanusiaan, Simon Aloysius Mantiri memimpin upacara HUT ke-81 Republik Indonesia di Fuel Terminal (FT) Reo. Upacara berlangsung dalam suasana penuh keprihatinan, namun tetap khidmat di tengah upaya pemulihan pascagempa.
Simon menegaskan bahwa para Perwira Pertamina tetap menjalankan tugasnya menjaga keberlangsungan operasional dan memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi di masa sulit ini.
“Para Perwira mengemban amanah yang sama mulianya: menjaga agar Indonesia terus bergerak, rumah-rumah tetap menyala, industri tetap beroperasi, rumah sakit tetap melayani, dan Merah Putih terus berkibar,” lanjutnya.
Momen tersebut ditutup dengan doa bersama untuk masyarakat Flores yang terdampak gempa. Simon yang didampingi Direktur Optimasi Hilir dan Distribusi Pertamina Patra Niaga, Hari Purnomo, juga meninjau langsung sejumlah titik pengungsian di Kabupaten Manggarai untuk memastikan bantuan yang disalurkan benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan.