Pencarian

PWI Sulsel dan TVRI Siapkan MoU untuk Perkuat Ekosistem Pers Positif, Fokus Lawan Hoaks

Selasa, 18 Agustus 2026 • 13:04:01 WIB
PWI Sulsel dan TVRI Siapkan MoU untuk Perkuat Ekosistem Pers Positif, Fokus Lawan Hoaks
PWI Sulsel dan TVRI Sulsel berencana menjalin kerja sama melalui nota kesepahaman untuk memperkuat ekosistem pemberitaan positif dan menangkal hoaks.

MAKASSAR — Langkah konkret melawan maraknya kabar bohong mulai dirajut di Sulawesi Selatan. PWI Sulsel dan LPP TVRI Sulsel berencana menandatangani nota kesepahaman atau MoU yang difokuskan pada penguatan ekosistem pemberitaan yang bermutu dan edukatif.

Ketua PWI Sulsel, Ir. H. Suwardi Thahir, M.I.Kom, memimpin langsung rombongan pengurus baru dalam audiensi tersebut. Ia menilai TVRI sebagai lembaga penyiaran publik memiliki jangkauan dan pengaruh luas yang strategis untuk menyebarkan informasi yang akurat.

“Kami berencana menyusun MoU bersama TVRI demi mendorong lahirnya ekosistem pemberitaan positif yang bersih dari hoaks. Kami juga sangat terbuka menerima masukan dari TVRI,” ungkap Suwardi dalam keterangannya, Selasa.

Pelatihan Wartawan Jadi Prioritas Kerja Sama

Ruang lingkup kerja sama ini tidak hanya sebatas seremoni. Kepala LPP TVRI Sulsel, Andi Fachruddin, menyambut baik inisiatif tersebut dan membuka peluang kolaborasi di bidang pengembangan kapasitas sumber daya manusia.

“Kami sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan PWI Sulsel melalui kegiatan pelatihan wartawan, terutama dalam memproduksi konten berita berkualitas yang dibutuhkan oleh masyarakat,” kata Andi Fachruddin.

Pihaknya mengakui bahwa menghasilkan karya jurnalistik yang ideal membutuhkan proses pembelajaran berkelanjutan. TVRI Sulsel bahkan telah menjalin kemitraan dengan jaringan media luar negeri untuk meningkatkan standar penyiaran.

Menjawab Tantangan Media Sosial

Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Sulsel, Dr. H.M. Dahlan Abubakar, M.Hum, menyoroti pesatnya laju media sosial yang menuntut insan pers berinovasi. Menurutnya, sajian jurnalistik yang kreatif dan berkarakter menjadi kebutuhan mutlak, namun tetap harus berpegang pada kode etik jurnalistik.

“Inovasi konten yang menarik dan unik menjadi kebutuhan mutlak saat ini untuk menjawab tantangan maraknya media sosial,” papar Dahlan.

Ia menilai kolaborasi strategis antara organisasi profesi dan lembaga penyiaran publik ini krusial. Sinergi tersebut diharapkan menjadi benteng utama menjaga kualitas informasi yang diterima publik Sulawesi Selatan.

Jadwal MoU Menyusul Pascapelantikan

Suwardi Thahir menambahkan, rincian teknis kerja sama akan dibahas lebih intensif setelah pelantikan pengurus PWI Sulsel pada September 2026 mendatang. Kunjungan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi untuk memperkenalkan susunan kepengurusan baru.

Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat lantai dua kantor TVRI itu, turut hadir jajaran pengurus PWI seperti Ketua DKP Dahlan Abubakar, Penasihat Ardhi M. Basir, serta sejumlah wakil ketua dan bendahara. Sementara itu, TVRI Sulsel diwakili oleh Andi Fachruddin bersama Nur Syamsu Sultan dan Rahman Hamzah.

Andi Fachruddin menegaskan komitmennya menjaga kualitas siaran. “Saya selalu menekankan kepada jajaran redaksi TVRI agar memproduksi siaran berita yang bermutu, dan hal tersebut rutin saya evaluasi setiap hari,” tuturnya.

Follow sulseldaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tebaran.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks