Pencarian

Kementan Salurkan 561 Pompa Air ke Petani Sidrap, 47.000 Hektare Sawah Masih Bisa Panen

Sabtu, 12 September 2026 • 10:28:31 WIB
Kementan Salurkan 561 Pompa Air ke Petani Sidrap, 47.000 Hektare Sawah Masih Bisa Panen
Bantuan 561 unit pompa air dari Kementan diserahkan kepada kelompok tani di Sidrap untuk menjaga pasokan air sawah saat kemarau El Nino.

Kementerian Pertanian menyalurkan 561 unit pompa air bagi kelompok tani di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, untuk menjaga pasokan air sawah saat kemarau El Nino. Dari 51.000 hektare lahan yang ditanami pertengahan 2026, sekitar 4.000-5.000 hektare terdampak kekeringan, sementara 47.000 hektare lainnya masih bisa dipanen.

SIDRAP — Bantuan pompa berbagai ukuran, yakni 3 inci, 4 inci, dan 6 inci, diserahkan kepada kelompok tani di sejumlah kecamatan terdampak kemarau. Penyerahan disaksikan Wakil Bupati Nurkanaah, anggota DPRD, kepala desa, dan jajaran ASN Pemkab Sidrap.

Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif menyebut bantuan ini sebagai salah satu upaya pemerintah pusat membantu petani daerah menghadapi dampak kemarau El Nino. Sidrap sendiri merupakan salah satu sentra pangan nasional.

4.000-5.000 Hektare Sawah Terdampak Kekeringan

Dari 51.000 hektare lahan persawahan yang ditanami pada pertengahan 2026, sekitar 4.000-5.000 hektare atau 10 persennya terdampak kemarau. Sisanya, sekitar 47.000 hektare, masih dapat diselamatkan dan dipanen petani.

"Alhamdulillah pertanian kita di Kabupaten Sidrap selamat dengan baik, hasilnya ini bisa dinikmati oleh masyarakat," ujar Syaharuddin saat penyerahan bantuan.

Pompa Disalurkan ke Lima Kecamatan Terdampak

Bantuan pompa diberikan kepada kelompok tani di Kecamatan Kulo, Panca Rijang, Watang Sidenreng, Watang Pulu, serta beberapa kecamatan lain yang terdampak kemarau.

Bupati meminta kelompok tani memanfaatkan dan menyimpan bantuan itu dengan baik serta merawatnya agar dapat digunakan kembali saat kemarau melanda.

"Saya berharap bantuan pompa ini dimanfaatkan dan disimpan baik-baik. Kalau ada kondisi kemarau seperti ini, bisa langsung kita manfaatkan kembali," paparnya.

Listrik Masuk Sawah hingga Target 10 Ton Gabah per Hektare

Selain pompa air, Pemkab Sidrap mendorong dukungan sarana pertanian melalui program listrik masuk sawah dan bantuan alat dan mesin pertanian. Seluruh dukungan diarahkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

Pemkab Sidrap menargetkan produktivitas gabah hingga 10 ton per hektare, sebagai bagian dari upaya mencapai target satu juta ton gabah pada 2027.

Sekretaris Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Sidrap, Suriyanto, menjelaskan bantuan tersebut merupakan dukungan Kementan dalam penanganan dampak El Nino.

"Upaya-upaya kita diapresiasi dan mendapat respons positif oleh Kementerian Pertanian. Kementan menilai Sidrap membutuhkan pompanisasi. Bapak Bupati juga terus melakukan komunikasi intensif dengan Kementan, sehingga kita mendapatkan bantuan ini bagi petani Sidrap," katanya.

Follow sulseldaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: makassar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks