MAKASSAR — BMKG Sulawesi Selatan memprakirakan cuaca di sebagian besar wilayah Sulsel didominasi cerah berawan hingga berawan sepanjang pagi. Memasuki siang hingga sore, langit cerah berawan masih mendominasi, meski hujan ringan berpotensi turun di Enrekang, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Tana Toraja, Toraja Utara, dan Wajo.
Pada malam hari, kondisi berawan diprakirakan menyelimuti Sulsel. Hujan ringan masih mungkin terjadi di sebagian Luwu Timur. Memasuki dini hari, cuaca berawan dengan potensi hujan ringan di Luwu Timur dan Luwu Utara.
Kelembapan 45–100 Persen, Angin Capai 40 Km per Jam
Selain suhu tinggi, BMKG mencatat kelembapan udara Sulsel berada di kisaran 45 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 10 sampai 40 kilometer per jam.
Kecepatan angin itu mendorong BMKG mengeluarkan peringatan waspada potensi angin kencang. Wilayah yang perlu waspada meliputi Barru, Bantaeng, Bulukumba, Gowa, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Maros, Pangkep, Parepare, Pinrang, Sidrap, Soppeng, dan Takalar.
"Waspada potensi angin kencang di wilayah Barru, Bantaeng, Bulukumba, Gowa, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Maros, Pangkep, Parepare, Pinrang, Sidrap, Soppeng, dan Takalar," demikian dikutip dari kanal resmi BMKG Sulsel.
13 Daerah Berstatus Waspada Udara Panas, 9 Siaga
Peringatan dini udara panas dikeluarkan untuk 13 wilayah berstatus waspada. Daerah itu adalah Bantaeng, Barru, Bulukumba, Enrekang, Gowa, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Makassar, Maros, Palopo, Pangkep, Parepare, Sinjai, dan Takalar.
Sementara status siaga potensi udara panas diberlakukan di Bone, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Pinrang, Sidrap, Soppeng, dan Wajo. Status siaga menandakan potensi dampak yang lebih tinggi sehingga warga diminta lebih waspada.
Imbauan BMKG untuk Warga di Luar Ruangan
Masyarakat di wilayah berpotensi angin kencang diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak yang bisa ditimbulkan. Imbauan itu terutama berlaku saat beraktivitas di luar ruangan.
BMKG mengingatkan warga memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG. Pemantauan itu penting bagi mereka yang tinggal di daerah dengan potensi hujan, angin kencang, maupun udara panas.
Prakiraan ini berlaku untuk Senin, 21 September 2026, dan dapat berubah seiring pembaruan data dari BMKG Sulsel.