SULAWESI SELATAN — Aprilia Racing datang ke Sirkuit Mandalika dengan modal besar berupa keunggulan tipis Jorge Martin di puncak klasemen, hanya terpaut dua angka dari Marc Marquez. Sejumlah pembalap rival menilai empat motor Aprilia bakal sulit dibendung di trek berkarakter tikungan cepat dan lurusan panjang tersebut. Balapan utama GP Mandalika sendiri dijadwalkan Minggu (11/10/2026).
Keunggulan dua angka yang dimiliki Jorge Martin atas Marc Marquez membuat persaingan gelar juara MotoGP 2026 berjalan sangat ketat. Sirkuit Mandalika menjadi panggung berikutnya bagi kedua pembalap untuk saling mendahului, dengan sesi latihan bebas dimulai Jumat (9/10), balapan sprint Sabtu (10/10), dan balapan utama Minggu (11/10/2026).
Luca Marini Sebut Empat Motor Aprilia Tak Terbendung
Pembalap Honda HRC Castrol, Luca Marini, secara terbuka mengakui keunggulan Aprilia di Mandalika. Meski mengaku menyukai karakter sirkuit tersebut, ia ragu mampu menyaingi kecepatan pabrikan asal Italia itu.
"Sirkuit Mandalika ini adalah trek yang saya cintai, tetapi saya rasa 4 motor Aprilia tidak akan terkalahkan di sini," tutur Marini.
Pernyataan senada datang dari kubu KTM. Pedro Acosta, yang finis kedua di GP Mandalika musim lalu, menyebut Aprilia tengah dalam performa terbaiknya dan layak dijagokan menang.
"Sekarang ada 4 motor Aprilia di trek dan mereka sangat kompetitif dalam beberapa balapan terakhir," ujar Acosta. "Untuk sekarang, kita akan menantikannya (persaingan). Satu yang jelas adalah Aprilia akan menjadi yang terfavorit untuk menang," imbuhnya.
Karakter Tikungan Cepat Mandalika Jadi Kunci Keunggulan
Kecocokan karakter sirkuit menjadi alasan utama mengapa Aprilia diunggulkan. Tikungan cepat dan lurusan panjang Mandalika disebut sejalan dengan kekuatan motor RS-GP musim ini.
Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, mengakui hal tersebut dan meminta para pembalapnya tetap fokus mengingat persaingan gelar masih sangat terbuka hingga akhir musim.
"Kami menyadari dan mengetahui dengan cermat penantang kita (Aprilia), termasuk pembalap dan motor mereka," sebut Tardozzi. "Kita harus berkonsentrasi penuh pada tiap balapan karena akan ada sirkuit di mana Aprilia lebih kencang daripada kita," lanjutnya.
Ducati Diminta Waspadai Sirkuit yang Ramah Aprilia
Peringatan Tardozzi bukan tanpa dasar. Ducati tengah berupaya mempertahankan gelar juara yang diraih Marquez, sementara Martin berpeluang memperlebar jarak jika tampil maksimal di Mandalika.
Bagi Aprilia, hasil positif di Mandalika juga bernilai historis. Podium terakhir mereka di balapan utama sirkuit ini diraih Maverick Vinales pada musim 2023, sementara Marco Bezzecchi hanya mampu menjuarai sprint musim lalu sebelum gagal finis di balapan utama keesokan harinya.
Jorge Martin Berpeluang Jauhi Marquez di Puncak Klasemen
Modal performa gemilang sepanjang musim ini menjadi bekal berharga Aprilia menghadapi GP Mandalika. Martin berharap balapan akhir pekan nanti bisa menjauhkan dirinya dari Marquez sekaligus mendekatkan langkah menuju gelar juara dunia.