Polda Sulsel telah melaksanakan apel gelar pasukan sebagai bentuk pengecakan kesiapsiagaan seluruh personel dan sarana prasarana dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Acara dipimpin oleh Komandan Satuan Brimob Polda Sulsel Kombes Pol Muhammad Ridwan di Lapangan Upacara Kantor Mapolda Sulsel, Makassar, Kamis.
Kombes Pol Muhammad Ridwan menyampaikan bahwa operasi pengamanan Hari Buruh melibatkan total 2.181 personel terdiri dari 932 personel Polda Sulsel dan 1.049 personel dari Polres jajaran. Meskipun situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Sulawesi Selatan sejauh ini dalam keadaan aman dan terkendali, seluruh personel tetap diingatkan untuk waspada dan profesional dalam pelaksanaan tugasnya.
Selain personel kepolisian, pengamanan Hari Buruh juga diperkuat oleh 200 personel dari instansi terkait. Mereka terdiri dari TNI sebanyak 100 personel, Satpol PP Pemprov Sulsel 60 personel, Dinas Perhubungan Pemprov Sulsel 30 personel, serta Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar 10 personel.
Polda Sulsel juga telah melaksanakan Tactical Wall Game (TWG) sebagai bagian dari langkah strategis dalam mengantisipasi potensi konflik sosial pada rangkaian pengamanan aksi unjuk rasa selama bulan Mei 2026. Kegiatan ini menitikberatkan pada peningkatan profesionalisme dan kesiapan personel dalam menghadapi berbagai dinamika di lapangan. TWG tersebut diikuti oleh Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Nasri, Irwasda Polda Sulsel Kombes Pol Hartoyo, serta para pejabat utama Polda Sulsel lainnya.
Polda Sulsel menekankan bahwa operasi pengamanan ini merupakan bentuk komitmen dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Seluruh jajaran diharapkan mampu memastikan setiap aksi unjuk rasa berlangsung secara tertib, aman, dan kondusif dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan profesional dalam setiap tindakan lapangan.