MAKASSAR — Muhidin mengaku akan membawa seluruh aspirasi kader daerah dalam pertemuan dengan Ketua Umum Bahlil Lahadalia di Jakarta, Senin (19/5) besok. Ia menegaskan bahwa kondisi politik di Sulsel sudah aman dan terkendali pasca rangkaian konsolidasi yang digelar dalam beberapa pekan terakhir.
“Senin saya melapor ke Ketua Umum. Kondisi Sulsel aman, kondusif, dan sudah siap melaksanakan Musda. Saya ingin semua aspirasi daerah disampaikan langsung sebagai bahan pertimbangan keputusan,” kata Muhidin dalam keterangannya, Minggu (18/5).
Menurut Muhidin, keputusan untuk melaporkan hasil konsolidasi itu diambil setelah seluruh rangkaian penjaringan aspirasi kader di tiga daerah pemilihan Sulsel rampung digelar. Forum terakhir dilaksanakan di Kabupaten Soppeng.
Ia mengungkapkan, mayoritas kader berharap pelaksanaan Musda XI kali ini digelar di Sulawesi Selatan, bukan di Jakarta seperti agenda sebelumnya. “Saya berharap Musda cukup dilaksanakan di Sulsel. Jangan lagi seperti sebelumnya harus dibawa ke Jakarta. Kita ingin proses ini berjalan lebih tenang, tertib, dan sesuai aspirasi kader daerah,” ujarnya.
Muhidin mengaku sejak awal memilih tidak terburu-buru membahas jadwal Musda sebelum mendengar langsung pandangan kader di seluruh daerah. Langkah itu dilakukan agar keputusan yang diambil benar-benar mewakili kebutuhan organisasi di tingkat akar rumput.
Selain membahas teknis pelaksanaan Musda, Muhidin juga membuka ruang bagi kader untuk menyampaikan usulan terkait figur yang dinilai layak memimpin Partai Golkar Sulsel ke depan. “Kalau ada masukan soal sosok calon ketua, silakan sampaikan. Semua aspirasi akan kami bawa secara objektif agar keputusan Ketua Umum bisa mengakomodasi kepentingan organisasi secara menyeluruh,” tegasnya.
Musda XI Partai Golkar Sulsel menjadi agenda strategis dalam menentukan arah kepemimpinan partai berlambang beringin itu di tingkat provinsi. Agenda ini dinilai krusial terutama dalam menghadapi dinamika politik dan agenda elektoral mendatang di Sulawesi Selatan.