Bupati Luwu Utara Andi Rahim Tanam Perdana 400 Hektare Sawah Baru di Desa Pombakka, Targetkan Swasembada Beras

Penulis: Ginanjar Raharjo  •  Rabu, 20 Mei 2026 | 12:49:36 WIB
Bupati Luwu Utara Andi Rahim memimpin penanaman padi perdana di lahan sawah baru seluas 400 hektare di Desa Pombakka.

LUWU UTARA — Bupati Andi Abdullah Rahim turun langsung memimpin penanaman padi perdana di lahan cetak sawah rakyat seluas 400 hektare di Desa Pombakka, Selasa (19/5/2026). Langkah ini menandai fase produktif dari program unggulan Pemkab Luwu Utara yang masuk dalam visi Bangun Kampung.

“Alhamdulillah, setelah melalui proses cetak sawah, hari ini kita mulai penanaman padi perdana,” ujar Andi Rahim di lokasi kegiatan. Ia menegaskan bahwa penanaman ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari upaya menghadirkan kemandirian pangan berbasis desa.

Mengapa Desa Pombakka Jadi Prioritas?

Lahan seluas 400 hektare itu merupakan hasil pembukaan lahan baru yang didukung penuh oleh pemerintah daerah. Bupati menyebut, dengan luasan tersebut dan dukungan Brigade Pangan Maju Bersama, warga Desa Pombakka diharapkan tidak lagi bergantung pada pasokan beras dari luar kecamatan.

“Program Cetak Sawah Rakyat ini tidak hanya mendukung swasembada pangan, tetapi juga mendorong kemandirian dan peningkatan ekonomi masyarakat,” jelas Andi Rahim di hadapan jajaran Forkopimda yang mendampinginya.

Alsintan Diserahkan, Lahan Dilarang Dialihfungsikan

Pada kesempatan yang sama, Bupati menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada Brigade Pangan Maju Bersama. Bantuan ini dimaksudkan untuk mengoptimalkan pengelolaan lahan agar produktivitas padi bisa maksimal sejak musim tanam pertama.

Andi Rahim juga memberikan peringatan tegas. Ia meminta agar lahan sawah hasil program CSR dikelola dengan baik dan tidak dialihfungsikan untuk kepentingan lain. “Kami berharap lahan sawah ini dikelola dengan baik. Pemerintah juga telah mendukung dengan peralatan pertanian yang memadai,” tegasnya.

Kolaborasi Jadi Kunci

Bupati menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat, mulai dari proses pembukaan lahan hingga pelaksanaan tanam perdana. Menurutnya, program sebesar ini tidak mungkin berjalan tanpa kolaborasi lintas sektor.

“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membangun kolaborasi sehingga program ini dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Kegiatan tanam perdana ditandai dengan penanaman padi secara simbolis oleh Bupati didampingi Wakil Bupati dan jajaran Forkopimda. Dengan masuknya 400 hektare sawah baru ke dalam siklus tanam, Luwu Utara optimistis memperkuat ketahanan pangannya dari tingkat desa.

Reporter: Ginanjar Raharjo
Sumber: sulselpasti.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top