MAKASSAR — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) memastikan kesiapan pasokan listrik untuk perayaan Idul Adha 1447 Hijriah. General Manager PLN UID Sulselrabar Edyansyah menyatakan seluruh personel dan peralatan pendukung telah disiagakan di 73 posko yang tersebar di wilayah operasional.
Selain personel tetap, PLN juga menyiagakan 10 tim khusus Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) yang beranggotakan total 80 orang. Tim ini bertugas menangani gangguan tanpa harus memadamkan aliran listrik, sehingga aktivitas warga selama hari raya tidak terganggu.
Edyansyah menegaskan bahwa pemeliharaan rutin jaringan distribusi telah dilakukan lebih awal. "Apabila melihat potensi atau terjadi gangguan listrik, masyarakat dapat melaporkan langsung kepada PLN melalui fitur Pengaduan di aplikasi PLN Mobile," ujarnya di Makassar, Selasa.
PLN UID Sulselrabar mengerahkan 152 unit genset, 30 uninterruptible power supply (UPS), dan 79 unit gardu bergerak (UGB) sebagai cadangan pasokan. Tak hanya itu, 13 crane, 308 mobil, serta 169 motor operasional juga disiapkan untuk mendukung mobilitas tim teknis di lapangan.
"Berbagai upaya telah kami lakukan untuk menjaga kecukupan pasokan listrik di sistem Sulawesi Bagian Selatan," tambah Edyansyah.
Bagi pengguna kendaraan listrik yang hendak bepergian, PLN menyediakan 78 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 57 lokasi di Sulselrabar. Fasilitas ini diharapkan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang ingin mudik atau bepergian selama momen Idul Adha.
Edyansyah menambahkan bahwa pihaknya siap mengerahkan segala upaya agar masyarakat bisa beribadah dengan nyaman. "Selama perayaan Idul Adha 1447 H, kami memastikan kesiapan pasokan listrik agar seluruh masyarakat bisa aman, tenteram, dan bisa menjalankan ibadah serta berkumpul dengan keluarga dalam suasana yang hangat," pungkasnya.