GOWA — Keberhasilan menekan stunting dan kemiskinan ekstrem dalam waktu singkat membawa Pemkab Gowa meraih penghargaan regional dari Kemendagri. Penghargaan kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting ini diserahkan di Claro Hotel, Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Jumat (29/5/2026).
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengatakan capaian ini merupakan hasil kerja keras bersama jajaran SKPD dan kader PKK. "Alhamdulillah, Kabupaten Gowa berhasil meraih Juara III Tingkat Regional Sulawesi. Penghargaan dan dana insentif Rp1 miliar ini adalah hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak," ujarnya.
Data terbaru Pemkab Gowa menunjukkan lompatan signifikan pada dua indikator utama. Angka stunting berhasil ditekan drastis dari 21 persen menjadi 17 persen. Sementara angka kemiskinan turun dari 6,85 persen menjadi 6,64 persen.
Penurunan ini terjadi dalam 100 hari pertama masa kepemimpinan Bupati Sitti Husniah Talenrang bersama Wakil Bupati Darmawangsyah Muin. Strategi integrasi antara program pangan dan pendampingan langsung menjadi kunci utama.
Senjata utama Pemkab Gowa adalah Program Orang Tua Asuh. Lewat program ini, para pejabat eselon II dan III diwajibkan mendampingi langsung keluarga miskin ekstrem dan keluarga berisiko stunting.
"Melalui Program Orang Tua Asuh, kami mengawal keluarga miskin ekstrem agar mandiri, keluar dari garis kemiskinan, memiliki pendapatan yang lebih baik, hingga mampu memberikan pendidikan layak bagi anak-anak mereka," tegas Bupati Talenrang.
Pendampingan dilakukan secara konkret. Pemkab Gowa membagikan sembako dan telur kepada keluarga penerima manfaat untuk mendongkrak pemenuhan gizi anak. Bupati menyebut persoalan stunting dan kemiskinan tidak bisa dipisahkan karena keterbatasan ekonomi kerap menjadi pemicu utama.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa apresiasi ini diberikan khusus kepada pemerintah daerah yang menunjukkan kinerja terbaik di empat bidang strategis. "Penghargaan ini mencakup penanganan pengangguran, kemiskinan dan stunting, pengendalian inflasi, serta creative financing," jelas Tito dalam sambutannya.
Mendagri berharap insentif dan penghargaan ini menjadi pemantik motivasi bagi kepala daerah lain untuk terus melahirkan inovasi program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.