782 Jemaah Haji Asal Soppeng dan Sidrap Tiba di Makassar, 16 Orang Wafat di Tanah Suci

Penulis: Jauhari Lubis  •  Selasa, 02 Juni 2026 | 15:04:56 WIB
jemaah haji asal Soppeng dan Sidrap telah tiba di Makassar setelah menunaikan ibadah di Tanah Suci.

MAKASSAR — Dua kelompok terbang (kloter) jemaah haji asal Sulawesi Selatan telah kembali ke Tanah Air. Kloter 1 yang didominasi warga Kabupaten Soppeng tiba Senin malam, disusul Kloter 2 asal Kabupaten Sidrap pada Selasa pagi. Ketua PPIH Embarkasi-Debarkasi Makassar, H. Ikbal Ismail, menyebut penyelenggaraan haji tahun 2026 berjalan baik, sebuah penilaian yang diamini Tim Pengawas DPR RI.

16 Jemaah Wafat, 1 Masih Dirawat di Arab Saudi

Angka kematian menjadi perhatian utama. Hingga pemulangan Kloter 1, tercatat 16 jemaah Embarkasi Makassar wafat di Tanah Suci. Rinciannya, 11 jemaah asal Sulawesi Selatan, satu Sulawesi Barat, dua Sulawesi Tenggara, satu Maluku Utara, dan satu Maluku.

Dari Kloter 2, satu jemaah atas nama Ijuma H. Lompeng wafat pada 30 Mei 2026. Satu jemaah lainnya, Lanti Latief Abdullah, masih menjalani perawatan di Arab Saudi. Sementara itu, dari total 16.728 jemaah dan petugas yang direncanakan, 22 calon jemaah belum dapat diberangkatkan karena sakit, hamil, wafat, atau menunda keberangkatan.

Bupati Sidrap Jemput Langsung di Pesawat

Kedatangan Kloter 2 asal Sidrap terasa istimewa. Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, secara langsung menjemput jemaah hingga ke area pesawat. "Alhamdulillah saya bisa menjemput langsung di pesawat. Ada yang mengira saya petugas bandara," ujarnya disambut tawa jemaah yang tiba pukul 06.50 WITA.

Syaharuddin menilai tahun ini menjadi momen bersejarah. Untuk pertama kalinya, Kabupaten Sidrap memberangkatkan dua kelompok terbang. "Ini tidak pernah terjadi sebelumnya. Tambahan kuota ini tidak lepas dari koordinasi baik antara pemerintah daerah dengan Kementerian Haji dan Umrah," katanya.

Pesan Haji Mabrur: Jangan Sekadar Gelar

Di sela penyambutan, para pejabat mengingatkan esensi ibadah. Asisten I Pemprov Sulsel, H. Muh. Ishaq Iskandar, menegaskan bahwa predikat haji bukan sekadar gelar, melainkan amanah moral. "Haji mabrur adalah haji yang mampu menghadirkan kepedulian sosial dan akhlak mulia di tengah kehidupan bermasyarakat," kata Ishaq.

Sekretaris PPIH Debarkasi Makassar, H. Asa Afif, mengajak jemaah merefleksikan perubahan perilaku. "Kalau sebelum berangkat ibadahnya biasa-biasa saja, setelah pulang haji semoga menjadi lebih baik. Yang biasanya mudah marah, semoga menjadi lebih sabar. Yang sebelumnya kurang peduli, semoga menjadi lebih dermawan," pesannya.

Fakta Singkat Pemulangan Kloter 1 dan 2

  • Kloter 1: 391 orang (384 jemaah asal Soppeng, 1 asal Makassar, 6 petugas). Jemaah termuda 19 tahun, tertua 85 tahun. Jumlah lansia mencapai 82 orang.
  • Kloter 2: 393 jemaah asal Sidrap, 391 di antaranya pulang. Seluruh jemaah dinyatakan dalam kondisi sehat.
  • Total jemaah wafat: 16 orang dari Embarkasi Makassar, tersebar di empat provinsi asal.

Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle, yang hadir pada penyambutan Kloter 1, berharap para jemaah dapat menjadi panutan dan membawa nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat. PPIH Debarkasi Makassar terus bersiaga menyambut kedatangan kloter-kloter berikutnya.

Reporter: Jauhari Lubis
Sumber: mediaindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top