SIDRAP — Mencekam. Itulah kata yang menggambarkan malam di Kelurahan Baula, Kamis (25/6/2026), saat si jago merah melahap rumah milik Laompo/Nurheda. Bangunan yang masih menyisakan aroma cat baru itu berubah menjadi puing dalam hitungan menit.
Saksi mata, Udin, menuturkan api pertama kali terlihat dari bagian bawah bangunan. Ia menduga sumber api berasal dari gangguan aliran listrik pada instalasi penetas itik yang berada di kolong rumah.
“Api mulai dari bawah rumah,” ujar Udin kepada awak media.
Kobaran dengan cepat menjalar ke seluruh struktur rumah yang sebagian besar berbahan kayu. Warga yang tengah bersiap beristirahat berhamburan keluar. Sebagian berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, sebagian lainnya berusaha menyelamatkan barang-barang berharga.
Keterbatasan alat pemadam dan sumber air membuat upaya warga sia-sia. Api terus membesar dan dalam sekejap melahap atap hingga seluruh bangunan ambruk. Rumah yang baru rampung dibangun itu tak menyisakan apa pun selain tiang-tiang penyangga yang hangus.
“Kami hanya bisa berusaha menyelamatkan apa yang bisa dijangkau. Tapi api terlalu cepat,” ujar seorang warga lainnya.
Belum ada angka pasti kerugian yang dirilis oleh pihak berwenang. Namun, berdasarkan harga material bangunan dan isi rumah yang baru terisi, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Rumah milik Laompo/Nurheda diketahui merupakan tempat tinggal utama keluarga tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, petugas dari Polsek Tellu Limpoe masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik di area penetas itik.
Peristiwa di Baula menjadi pengingat bagi masyarakat, terutama pemilik rumah dengan instalasi listrik di area rawan seperti kandang atau tempat penetasan. Api kecil yang luput dari perhatian akibat arus pendek bisa berubah menjadi bencana besar hanya dalam hitungan menit.
Warga diimbau untuk rutin memeriksa kondisi kabel dan stop kontak, serta tidak menumpuk beban listrik pada satu sumber daya. Kebakaran akibat masalah kelistrikan masih menjadi salah satu penyebab utama kebakaran rumah di Indonesia.