MAKASSAR — Pemilik sekaligus CEO PT Arumahira Kuliner Indonesia, Riska Namirah, mengungkapkan bahwa program PASplus dari Pelita Air telah berjalan dan mendapat respons positif dari pelanggan sejak diberlakukan. Promo ini memberikan potongan harga bagi penumpang yang menunjukkan boarding pass di Eksposed Cafe, tenant makanan dan minuman yang beroperasi di Bandara Sultan Hasanuddin.
Menurut Riska, pelanggan yang sudah pernah merasakan manfaat promo ini cenderung kembali memanfaatkannya saat bepergian menggunakan Pelita Air. “Bagi pelanggan yang sudah mengetahui informasi promo ini dan pernah merasakan manfaatnya, ketika kembali bepergian dengan Pelita Air mereka biasanya akan menyempatkan diri datang ke outlet kami untuk menikmati promo tersebut,” ujarnya, Rabu (01/07/2026).
Tak hanya pelanggan setia, program ini juga berhasil menarik pengunjung baru. Meski jumlahnya belum mendominasi, sebagian di antaranya kini telah menjadi pelanggan tetap. “Ya, ada beberapa pengunjung baru yang menjadi tamu repeater kami,” ungkap Riska.
Informasi mengenai program PASplus bisa diakses penumpang melalui berbagai kanal, seperti e-boarding pass, WhatsApp, media sosial, hingga situs resmi Pelita Air. Riska berharap sosialisasi program ini semakin diperluas agar lebih banyak penumpang yang mengetahui dan memanfaatkannya.
“Harapan saya, Pelita Air terus berkembang menjadi maskapai terdepan di Indonesia dengan pelayanan yang prima. Saya juga berharap rute Pelita Air melalui Makassar semakin banyak. Untuk program PASplus, informasi kepada pelanggan mengenai promo ini bisa lebih ditingkatkan agar antusiasme dan jumlah pengguna semakin besar,” tuturnya.
Eksposed Cafe memulai usahanya pada Oktober 2020 sebagai fasilitas pendukung homestay milik perusahaan. Bisnis ini kemudian berkembang dari outlet pertama di Jalan Singa, Makassar, hingga membuka Eksposed Signature di kawasan Center Point of Indonesia dan akhirnya masuk ke Bandara Sultan Hasanuddin.
Beroperasi di lingkungan bandara menghadirkan tantangan tersendiri, mulai dari fluktuasi jumlah penerbangan hingga persaingan yang ketat. Untuk bertahan, Eksposed Cafe terus menjaga kualitas produk dan pelayanan. Menu andalan seperti Cold White Series, nasi goreng, dan berbagai pilihan rice bowl masih menjadi favorit pengunjung.
Bagi Riska, kunci utama bisnis kuliner bukan hanya soal rasa. “Pelajaran terbesar selama mengelola Eksposed adalah saya menyadari bahwa bisnis ini bukan hanya soal makanan dan minuman yang enak. Yang menentukan bertahan atau tidaknya sebuah usaha justru konsistensi, pelayanan, kualitas tim, dan kemampuan untuk terus beradaptasi terhadap tren yang terus berubah,” ujarnya. Ia menambahkan, pelanggan mungkin datang karena produk, tetapi mereka akan kembali karena pengalaman yang dirasakan.