MAKASSAR — Jalanan yang lebih kering dan berdebu memang lazim ditemui saat musim kemarau. Bagi pengendara sepeda motor, kondisi itu bukan cuma soal kenyamanan. Risiko komponen kendaraan kotor dan rusak ikut meningkat.
Abdul Kadir Hasan menyebut debu di musim kemarau punya karakter berbeda. Partikelnya lebih ringan sehingga gampang diterbangkan angin dan masuk ke celah-celah sepeda motor. Panas yang bertambah juga memberi tekanan ekstra pada komponen.
Saringan udara jadi komponen pertama yang perlu dicek. Paparan debu tinggi membuat bagian ini berpotensi kotor lebih cepat dibanding kondisi normal. Saringan udara berfungsi menyaring udara yang masuk ke sistem mesin, sehingga kondisinya berpengaruh langsung pada performa motor.
Abdul Kadir menyarankan pengendara tidak menunggu sampai mesin terasa berat baru memeriksa saringan. Perawatan sesuai ketentuan kendaraan jadi acuan paling aman.
Bagian lain yang perlu diwaspadai adalah sokbreker depan, khususnya area oil seal. Debu yang menempel dan dibiarkan lama bisa membuat oil seal aus lebih cepat.
"Oil seal sokbreker depan menjadi mudah aus jika debu yang menempel tetap dibiarkan dalam waktu yang lama. Bahkan, dapat merusak pipa sokbreker akibat gesekan debu dengan oil seal," ujar Abdul Kadir.
Artinya, mencuci bodi motor saja tidak cukup. Bagian-bagian yang jadi tempat menempelnya debu juga perlu dibersihkan. Pemeriksaan rutin membantu mendeteksi lebih awal kalau ada kotoran, kebocoran, atau tanda keausan.
Kondisi ban juga tidak boleh luput. Pengendara perlu memastikan tekanan angin sesuai standar kendaraan. Permukaan aspal yang lebih panas saat kemarau menambah temperatur ban.
Kalau tekanan angin tidak sesuai, keausan ban bisa terjadi lebih cepat. Bagi pengendara yang memakai motor sebagai kendaraan harian, kebiasaan memeriksa sederhana sebelum berkendara jadi penting. Apalagi bagi yang setiap hari melewati jalan dengan paparan debu tinggi.
Menjaga kebersihan komponen dan melakukan pemeriksaan berkala sesuai standar membantu mempertahankan kondisi sepeda motor tetap optimal selama menghadapi cuaca kemarau.