GOWA — Rangkaian Nusantara Creativewalk dimulai dari funwalk yang dilepas bersama jajaran Forkopimda Gowa dan pimpinan BSI. Peserta menyusuri rute sekitar kawasan museum sebelum berkumpul kembali di area acara.
Setelah funwalk rampung, Darmawangsyah Muin membuka kegiatan secara resmi. Arena acara kemudian beralih menjadi tiga zona sekaligus: area kreatif budaya, bazaar expo, dan panggung hiburan.
Produk UMKM dan Kreator Lokal Isi Bazaar Expo
Pelaku UMKM bersama kreator lokal menggelar dagangan mereka di area bazaar yang ramai dikunjungi peserta. Panggung hiburan menampilkan pertunjukan seni dan musik dari talenta daerah hingga sekitar pukul 10.00 WITA.
Wakil Ketua DPRD Gowa turut hadir bersama unsur Forkopimda dalam kegiatan tersebut. Kehadiran sejumlah pejabat daerah menandai dukungan pemerintah terhadap gelaran ekonomi kreatif di tingkat kabupaten.
Sulsel Satu dari Tujuh Provinsi Pelaksana Hekrafnas 2026
Hekrafnas 2026 digelar serentak di tujuh wilayah yang mewakili pulau-pulau besar Indonesia. Selain Sulawesi Selatan, kegiatan berlangsung di Sumatra Utara, Kalimantan Selatan, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Maluku Utara, dan Papua Barat.
Ketua Panitia Hekrafnas 2026 Sulawesi Selatan, Rijal Djamal, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi bagi pelaku ekonomi kreatif. Ia menilai antusiasme peserta di Gowa melampaui perkiraan panitia.
"Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar dan antusiasme peserta luar biasa. Hekrafnas ini kami harapkan jadi pengingat bahwa pelaku ekonomi kreatif punya peran besar, dan mereka layak dihargai," ujar Rijal Djamal.
Gekrafs Sulsel Dorong Kolaborasi Lanjutan
Ketua DPW Gekrafs Sulsel Andi Rahmat Manggabarani berharap semangat kolaborasi yang muncul dari pertemuan pelaku ekraf di Gowa tidak berhenti setelah acara selesai. Menurutnya, ruang temu seperti Nusantara Creativewalk penting untuk memperluas jejaring antarpegiat.
"Kami senang melihat pelaku ekraf Sulsel bisa berkumpul dan berkarya di satu ruang yang sama. Semoga ini jadi awal kolaborasi yang lebih besar ke depan," kata Andi Rahmat.
Panitia berharap Nusantara Creativewalk bisa menjadi agenda tahunan. Dengan begitu, ekosistem ekonomi kreatif di Sulawesi Selatan mendapat panggung tetap untuk tumbuh, terutama bagi pelaku usaha kecil dan kreator muda di kabupaten dan kota.