PLN UID Sulselrabar Raih Gold ICA dan ISDA 2026 lewat Olahan 10,2 Ton Sampah Plastik di Untia

Penulis: Ikhsan Maulana  •  Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:43:02 WIB
Penghargaan Gold ICA dan ISDA 2026 diraih PLN UID Sulselrabar melalui program RAPPO Living di Kelurahan Untia, Kota Makassar.

PT PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) meraih penghargaan Gold pada Indonesian CSR Awards (ICA) dan Indonesian SDGs Awards (ISDA) 2026 melalui program pengolahan sampah plastik RAPPO Living di Kelurahan Untia, Kota Makassar. Penghargaan diserahkan dalam ajang yang diikuti 275 peserta tersebut. Program ini mengubah sampah plastik jenis HDPE dan PP menjadi furnitur serta aksesori bernilai ekonomi bersama Rappo Indonesia.

MAKASSAR — Penghargaan Gold diraih PLN UID Sulselrabar pada dua ajang sekaligus, Indonesian CSR Awards (ICA) dan Indonesian SDGs Awards (ISDA) 2026. Penilaian berlangsung atas program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) bertajuk RAPPO Living: From Plastic Waste to Circular Furniture.

Program tersebut berjalan di kawasan pesisir Kelurahan Untia, Kota Makassar. Sebanyak 275 peserta ambil bagian dalam ajang apresiasi program tanggung jawab sosial perusahaan dan kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan itu.

Mengubah Sampah Plastik Jadi Furnitur Bernilai Ekonomi

RAPPO Living merupakan kolaborasi PLN UID Sulselrabar dengan Rappo Indonesia. Sampah plastik jenis high-density polyethylene (HDPE) dan polypropylene (PP) yang terkumpul diolah menjadi berbagai produk furnitur dan aksesori.

Data program mencatat sekitar 10,2 ton sampah plastik telah diolah. Lebih dari 200 warga terlibat dalam kegiatan pengumpulan sampah tersebut.

PLN memberikan dukungan berupa sarana produksi, pelatihan, dan pendampingan kepada masyarakat pesisir Untia. Pendekatan yang dipakai adalah ekonomi sirkular, memadukan pengelolaan lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi warga.

Kutipan General Manager PLN UID Sulselrabar

"Melalui RAPPO Living, PLN mendukung masyarakat untuk mengolah sampah plastik menjadi produk bernilai ekonomi. Dukungan sarana, peningkatan keterampilan, dan pendampingan diharapkan dapat membuka peluang kerja sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat," ujar General Manager PLN UID Sulselrabar Edyansyah di Makassar, Sulsel, Jumat.

Edyansyah menyebut penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi PLN untuk terus mengembangkan program TJSL. Manfaatnya diarahkan pada perbaikan lingkungan sekaligus peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat.

Kolaborasi dengan Bank Sampah hingga Mitra Pemasaran

Keberlanjutan program ditopang kolaborasi dengan bank sampah, pengepul, komunitas lingkungan, dan sejumlah mitra. Kerja sama itu mencakup pengumpulan bahan baku, pengembangan produk, hingga pemasaran.

Warga yang terlibat memperoleh kesempatan meningkatkan keterampilan dan penghasilan dari pengolahan sampah. Kegiatan ini juga menekan potensi pencemaran lingkungan di kawasan pesisir.

PLN UID Sulselrabar menyatakan raihan Gold pada ICA dan ISDA Awards 2026 memperkuat komitmen perusahaan menghadirkan program TJSL yang inovatif, kolaboratif, dan berkelanjutan melalui pengembangan ekonomi sirkular di masyarakat pesisir.

Reporter: Ikhsan Maulana
Sumber: makassar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top