MAKASSAR — Jajaran pengurus GMBI Kota Makassar menyampaikan belasungkawa langsung ke rumah duka Rafli Ramadhani, yang akrab disapa Pingky. Kedatangan mereka untuk memberi dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.
Ketua GMBI Kota Makassar, Walinono Haddade, menyebut pihaknya berharap keluarga korban diberi ketabahan menghadapi musibah tersebut.
Walinono menegaskan organisasinya tidak akan mencampuri proses hukum dan mempercayakan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.
"Kami berharap pihak keluarga diberi ketabahan dan keikhlasan yang luas. Kami juga memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada aparat hukum, dalam hal ini kepolisian, untuk segera mengungkap pelaku secara transparan dan menuntaskan kasus ini secepatnya," ujar Walinono.
Permintaan transparansi itu muncul di tengah penyelidikan yang masih berjalan atas peristiwa tawuran di Jalan Al Markaz.
GMBI juga menyoroti potensi isu liar yang beredar pascainsiden. Warga Makassar, terutama di Kecamatan Tallo, diminta tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi.
"Kami mengimbau seluruh warga agar tidak terprovokasi oleh berita tidak benar atau hoaks yang justru dapat memperkeruh suasana dan menimbulkan keresahan baru. Mari kita menjaga ketertiban dan kebersamaan di tengah masyarakat," tegasnya.
Imbauan tersebut dinilai penting untuk mencegah benturan susulan antarwarga di kawasan yang sama.
Peristiwa tawuran berlangsung sekitar pukul 02.50 Wita. Perselisihan antarwarga itu tidak hanya merenggut nyawa Rafli, tetapi juga berujung pada pembakaran posko gabungan TNI–Polri di sekitar lokasi.
Hingga kini, penyelidikan terus dilakukan pihak kepolisian untuk mengidentifikasi pelaku dan mengungkap rangkaian kejadian secara utuh.