SULAWESI SELATAN — Dalton Smith mempertaruhkan sabuk juara dunia kelas welter ringan WBC saat menghadapi Alberto Puello di Utilita Arena Sheffield, Sabtu malam waktu setempat. Sejumlah nama besar dunia tinju menilai petinju tuan rumah itu bakal keluar sebagai pemenang, meski bukan tanpa kesulitan.
Laga ini jadi penampilan pertama Smith sejak ia merebut gelar dunia lewat knockout sensasional atas Subriel Matias di New York pada Januari. Petinju 29 tahun itu masih tak terkalahkan sepanjang karier profesionalnya.
Di sudut lain ring, Puello datang dengan misi berbeda. Petinju Republik Dominika berusia 32 tahun itu ingin menjadi juara dunia tiga kali, setelah kehilangan sabuk WBC-nya kepada Matias lewat keputusan angka pada tahun lalu.
Mantan juara dunia kelas menengah Darren Barker menyebut pertemuan ini sebagai catur level tinggi. Menurut dia, gaya Puello sebagai southpaw justru menguntungkan Smith yang punya pukulan kanan luar biasa.
"Ini margin yang tipis - catur level tinggi. Saya rasa Dalton akan menang lewat keputusan, atau mungkin penghentian di ronde akhir," ujar Barker.
Mantan juara dua divisi Carl Frampton sepakat, meski ia mengingatkan bahaya pukulan kiri melengkung Puello ke arah tubuh. Frampton memprediksi Smith menang dengan keputusan angka lebar setelah melewati ronde-ronde awal yang hati-hati.
Mantan juara dunia kelas bulu super Barry Jones menilai Puello bakal merepotkan Smith lebih dari Matias. Matias dikenal sebagai petinju agresif, sementara Puello pintar bermain di belakang dan melepaskan pukulan panjang.
"Sudut serangan akan jadi pembeda bagi Smith. Mungkin malam yang agak menjengkelkan baginya, tapi saya rasa dia menang angka," kata Jones.
Senada dengan itu, mantan juara dua divisi Paulie Malignaggi menyebut Puello bisa mengacaukan ritme seperti saat mengalahkan Gary Antuanne Russell. Namun ia tetap melihat Smith menang keputusan dengan cukup nyaman.
Mantan juara dunia dua divisi Chantelle Cameron memprediksi laga berjalan ketat dengan banyak ronde tipis. Ia menjagokan Smith menang lewat keputusan mayoritas.
"Saya rasa ini akan jadi pertarungan hebat, banyak ronde yang ketat, tapi saya pilih Smith menang keputusan mayoritas dalam laga yang benar-benar sulit," ujar Cameron.
Juara dunia kelas penjelajah Eropa Viddal Riley menyatakan dukungan penuh untuk Smith, rekannya sejak usia 12 tahun. Keduanya sempat sekamar di setiap turnamen yang mereka ikuti bersama.
Presenter DAZN Ade Oladipo menyoroti faktor venue. Menurut dia, Utilita Arena termasuk arena paling berisik di Inggris, dan suara penonton bakal berperan seperti pemain ke-12 dalam sepak bola.
"Saya condong ke juara bertahan karena keuntungan bermain di rumah, tapi saya tidak akan kaget kalau Puello pulang membawa sabuk," kata Oladipo.
Kemenangan atas Puello akan menjaga mimpi Smith bertarung di stadion Sheffield Wednesday, Hillsborough. Kekalahan justru membuka jalan bagi Puello untuk merebut kembali sabuk yang lepas dari tangannya.