DeepSeek dan MiniMax Kantongi Izin Ekspor AI dari Pemerintah China

Penulis: Fauzan Arifin  •  Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:21:31 WIB
Pemerintah China memberikan izin ekspor teknologi AI kepada DeepSeek dan MiniMax.

SULAWESI SELATAN — Pemerintah China memberikan lampu hijau kepada DeepSeek dan MiniMax untuk mengekspor teknologi kecerdasan buatan ke pasar global. Persetujuan tersebut diungkapkan akun media sosial Yuyuan Tantian yang berafiliasi dengan stasiun televisi pemerintah CCTV. Izin ini membuka jalan bagi kedua pengembang AI asal China itu memperluas operasi di luar negeri.

Persetujuan ekspor bagi DeepSeek dan MiniMax muncul setelah Beijing merilis rencana kontrol ekspor terhadap 23 teknologi AI pada 16 Oktober. Daftar yang diatur mencakup teknologi yang melibatkan model, agen, dan klaster komputasi. Kendati demikian, Kementerian Perdagangan China menegaskan sebagian besar teknologi AI tetap dapat diekspor.

Kementerian menambahkan, perizinan bagi ekspor teknologi AI sumber terbuka dan perusahaan China yang mengoperasikan pusat komputasi sendiri di luar negeri akan disederhanakan. Kebijakan itu memberi ruang bagi pelaku industri AI lokal untuk tetap menjangkau pengguna global tanpa terhambat birokrasi berlapis.

Dorongan agar Laboratorium AI Lain Menyusul

Akun Yuyuan Tantian dalam unggahan terpisah mendorong laboratorium AI China lainnya mengikuti jejak DeepSeek dan MiniMax. Seruan itu disampaikan melalui media sosial yang berafiliasi dengan televisi pemerintah, sinyal bahwa ekspansi global sektor AI sejalan dengan arah kebijakan Beijing.

Langkah pemerintah China mempermudah ekspor teknologi AI sumber terbuka menjadi penting bagi industri dalam negeri. Model open source memungkinkan pengembang luar negeri mengadopsi teknologi China tanpa harus terikat lisensi tertutup, sehingga penetrasi pasar bisa lebih cepat.

Peta Regulasi Ekspor AI China

Rencana kontrol ekspor yang diumumkan 16 Oktober menyasar 23 teknologi AI. Rincian cakupannya meliputi:

  • Teknologi yang berkaitan dengan model AI
  • Teknologi agen AI
  • Teknologi klaster komputasi

Meski daftar itu terbilang luas, Kementerian Perdagangan China memastikan mayoritas teknologi AI tetap terbuka untuk ekspor. Pengecualian dan penyederhanaan izin diarahkan pada teknologi sumber terbuka serta perusahaan yang memiliki pusat komputasi di luar negeri.

Arti bagi Pasar AI Global

Izin bagi DeepSeek dan MiniMax memperbesar peluang keduanya bersaing di pasar AI global yang selama ini didominasi pengembang Amerika Serikat. Bagi pengembang dan perusahaan teknologi di Indonesia, model open source dari kedua laboratorium tersebut berpotensi menjadi alternatif yang lebih murah untuk membangun layanan berbasis AI.

Sejumlah pengamat industri AI memperkirakan kebijakan ekspor yang lebih longgar dapat mempercepat adopsi model China di kawasan Asia Tenggara. Namun, kepatuhan terhadap regulasi data lokal dan keamanan siber tetap menjadi pertimbangan utama bagi perusahaan yang hendak mengintegrasikan teknologi tersebut ke dalam operasional mereka.

Belum ada keterangan resmi dari DeepSeek maupun MiniMax soal rencana ekspansi mereka pasca-izin ekspor. Detail waktu, negara tujuan, dan bentuk kerja sama dengan mitra lokal masih menunggu pengumuman lebih lanjut dari kedua perusahaan.

Reporter: Fauzan Arifin
Sumber: idxchannel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top