Pencarian

Muslim Life Fair Makassar Targetkan Transaksi Rp 6 Miliar dari 113 Tenant

Minggu, 03 Mei 2026 • 00:19:11 WIB
Muslim Life Fair Makassar Targetkan Transaksi Rp 6 Miliar dari 113 Tenant
Gubernur Sulawesi Selatan membuka Muslim Life Fair 2026 di Makassar dengan target transaksi Rp 6 miliar.

MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman resmi membuka ajang Muslim Life Fair 2026 di Summarecon Mutiara Makassar Convention Center (SMMCC), Kota Makassar, Jumat (1/5/2026). Pameran ini menjadi wadah strategis bagi pelaku UMKM halal lokal untuk bersanding dengan pengusaha luar daerah dalam ekosistem bisnis yang kompetitif.

Penyelenggaraan tahun ini melibatkan 113 tenant yang didominasi oleh pelaku usaha asal Sulawesi Selatan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berharap momentum ini mampu mendorong pelaku usaha kecil untuk naik kelas sekaligus memperluas jaringan pasar ke tingkat nasional maupun global.

Target 40 Ribu Pengunjung dan Transaksi Rp 6 Miliar

Ketua Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI), Khaidir Khalid, menjelaskan bahwa pameran yang berlangsung hingga 3 Mei ini memiliki komposisi peserta yang unik. Sebanyak 80 persen tenant berasal dari Sulawesi Selatan, sementara 20 persen sisanya didatangkan dari Pulau Jawa.

Pihak panitia memasang target kunjungan yang cukup masif selama tiga hari penyelenggaraan. Meskipun target awal berada di angka 20 ribu orang, namun penyelenggara optimis angka tersebut bisa menembus 40 ribu pengunjung melihat antusiasme masyarakat Makassar terhadap gaya hidup halal.

"Targetnya 20 ribu pengunjung selama pelaksanaan, namun optimistis jumlah tersebut dapat meningkat hingga 40 ribu pengunjung. Sementara itu, target transaksi dalam kegiatan ini dipatok mencapai Rp 6 miliar," ungkap Khaidir Khalid, Jumat (1/5).

Makassar Jadi Pusat Kebangkitan Ekosistem Halal Timur

Ketua Panitia Muslim Life Fair, Taufik Suryahidayat, menegaskan bahwa pemilihan lokasi di Makassar merupakan langkah terukur. Menurutnya, ibu kota Sulawesi Selatan ini bukan sekadar menjadi tuan rumah, melainkan titik tumpu utama bagi pertumbuhan ekonomi syariah di kawasan Indonesia Timur.

"Makassar bukan sekadar tuan rumah, tetapi sudah sangat siap menjadi pusat kebangkitan ekosistem halal di Indonesia Timur," ujar Taufik.

Kehadiran pameran ini diharapkan tidak hanya berhenti pada angka transaksi jangka pendek. Penyelenggara menekankan pentingnya pembangunan ekosistem yang inklusif, di mana UMKM lokal mendapatkan akses literasi dan jaringan bisnis yang lebih luas untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat gaya hidup halal dunia.

Dampak Strategis bagi UMKM Lokal Sulawesi Selatan

Melalui fasilitasi yang diberikan, UMKM lokal kini memiliki kesempatan untuk melakukan benchmarking dengan pelaku usaha mapan dari luar wilayah. Hal ini dinilai krusial untuk meningkatkan standar kualitas produk halal yang dihasilkan oleh pengusaha-pengusaha di Sulawesi Selatan.

Selain sektor kuliner, Muslim Life Fair Makassar juga mencakup berbagai kategori produk mulai dari fesyen, edukasi, hingga layanan keuangan syariah. Integrasi berbagai sektor ini diharapkan mampu menciptakan efek domino bagi pertumbuhan ekonomi daerah pasca-pembukaan resmi oleh gubernur.

Pameran ini akan terus berlangsung hingga Minggu (3/5/2026) dengan berbagai agenda pendukung seperti bincang bisnis dan presentasi produk. Masyarakat dapat mengunjungi lokasi acara di kawasan Summarecon Mutiara Makassar untuk mendapatkan berbagai produk halal unggulan.

Bagikan
Sumber: sulsel.idntimes.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks