PALOPO — Satuan Reserse Kriminal Polres Palopo melakukan penyelidikan mendalam terkait penemuan jenazah AH (35), seorang pegawai Lapas Kelas IIA Palopo, di sebuah pondok di Kelurahan Temalebba. Korban ditemukan meninggal dunia dalam posisi tergantung di kamar mandi kamar kos nomor 04, Pondok Eliot, Jalan Cengkeh, Kecamatan Bara, Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 21.00 Wita.
Hasil Olah TKP: Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan Fisik
Tim Inafis Polres Palopo yang tiba di lokasi segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti-bukti awal. Berdasarkan pemeriksaan fisik sementara terhadap jenazah korban, petugas medis dan kepolisian tidak menemukan adanya bekas penganiayaan atau kekerasan benda tajam maupun tumpul pada tubuh AH.
Kasi Humas Polres Palopo AKP Marsuki menjelaskan bahwa meskipun tidak ada tanda kekerasan, pihaknya tetap menunggu hasil pemeriksaan medis secara menyeluruh dari RS Sawerigading. Penyelidikan ini bertujuan untuk memastikan penyebab pasti kematian pria yang berprofesi sebagai petugas pemasyarakatan tersebut.
“Pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan di tubuh korban. Tapi kita tunggu hasil pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian pegawai Lapas Palopo tersebut,” ujar Marsuki saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Kronologi Penemuan: Berawal dari Pelacakan Sinyal Telepon
Peristiwa ini terungkap setelah istri korban merasa khawatir lantaran AH tidak kunjung pulang ke rumah hingga pukul 20.00 Wita. Pihak keluarga kemudian meminta bantuan rekan kerja korban, Akhmarullah, untuk mencari keberadaan AH dengan cara melacak posisi telepon genggamnya secara digital.
Titik koordinat GPS mengarahkan saksi ke sebuah rumah kos di Jalan Cengkeh. Setibanya di lokasi sekitar pukul 22.15 Wita, Akhmarullah menemukan sepeda motor milik korban terparkir di area parkiran kos tersebut, yang memperkuat dugaan bahwa AH berada di dalam gedung.
Guna memastikan kondisi di dalam, saksi berkoordinasi dengan pemilik kos bernama Al Imran Djasnah untuk memeriksa rekaman CCTV. Setelah mengidentifikasi kamar yang dimasuki korban, mereka membuka pintu dan menemukan AH sudah dalam kondisi tidak bernyawa di area belakang kamar.
Jenazah korban saat ini telah dievakuasi ke RS Sawerigading Palopo untuk menjalani prosedur visum. Polisi masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, termasuk pemilik kos dan rekan kerja korban, untuk merangkai aktivitas terakhir AH sebelum ditemukan meninggal dunia.