Pencarian

Bawaslu Sulsel Gandeng Universitas Bosowa Makassar untuk Perkuat Pengawasan Pemilu di Era Media Digital

Jumat, 22 Mei 2026 • 14:24:45 WIB
Bawaslu Sulsel Gandeng Universitas Bosowa Makassar untuk Perkuat Pengawasan Pemilu di Era Media Digital
Bawaslu Sulsel dan Universitas Bosowa resmi tandatangani MoU untuk pengawasan pemilu di era digital.

MAKASSAR — Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan resmi menggandeng Universitas Bosowa (Unibos) Makassar melalui penandatanganan nota kesepahaman, Kamis (21/5). Kerja sama ini mengusung tema “Menjaga Netralitas dan Integritas Pemilu di Tengah Tantangan Perkembangan Media Digital.”

Ketua Bawaslu Sulsel Mardiana Rusli menyebut kampus sebagai mitra strategis dalam penguatan demokrasi, khususnya di luar tahapan pemilu. “Konsen Bawaslu dalam nontahapan menempatkan kampus sebagai mitra strategis dalam membangun pengawasan partisipatif dan pendidikan demokrasi,” ujarnya di Makassar, Kamis.

Mahasiswa Jadi Bagian dari Keluarga Besar Bawaslu

Melalui kerja sama ini, mahasiswa tidak hanya menjadi penonton proses demokrasi. Bawaslu Sulsel selama ini telah menjalin kolaborasi akademik dengan sejumlah perguruan tinggi melalui mata kuliah kepemiluan, kuliah tamu, hingga program magang.

“Setelah MoU ini, mahasiswa telah menjadi bagian dari keluarga besar Bawaslu. Bawaslu menjadi inkubator ruang yang menarik untuk menerapkan keilmuan hukum karena banyak praktik penanganan pelanggaran yang dapat dipelajari secara langsung,” kata Mardiana.

Kurikulum OBE Buka Peluang Belajar di Luar Kampus

Dekan Fakultas Hukum Universitas Bosowa Prof Yulia A menilai kerja sama ini dapat memperluas wawasan mahasiswa di bidang hukum kepemiluan. “Kami berharap melalui kegiatan ini terdapat variasi minat mahasiswa, tidak hanya pada hukum perdata dan tata negara, tetapi juga hukum kepemiluan dan praktik pengawasan demokrasi,” ujarnya.

Penerapan kurikulum Outcome Based Education (OBE) membuka peluang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar langsung melalui keterlibatan di lembaga pemerintah. “Mahasiswa tidak hanya belajar di kampus, tetapi juga dapat memilih lingkungan pembelajaran di luar kampus. Melalui kerja sama ini, kasus-kasus kepemiluan yang berkembang dapat menjadi bahan kajian akademik bagi mahasiswa,” tambah Prof Yulia.

Debat Mahasiswa Jadi Program Andalan

Mardiana juga mendorong mahasiswa Universitas Bosowa terlibat aktif dalam berbagai program pengembangan kepemiluan, termasuk debat mahasiswa yang rutin diselenggarakan oleh Bawaslu. Langkah ini diharapkan memperkuat pengawasan partisipatif dari kalangan akademisi di Sulawesi Selatan.

Bagikan
Sumber: koran-jakarta.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks