MAKASSAR — Amirullah Nur Saenong, yang juga mantan anggota DPRD Maros, secara resmi diterima sebagai kader SOKSI Sulsel pada Kamis (16/7) malam. Pengenaan jaket SOKSI dilakukan langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) SOKSI Sulsel, Andi Patarai Amir, di sebuah restoran di Makassar.
Dua Dekade Persahabatan: Dari Demokrat ke SOKSI
Andi Patarai mengaku telah lama menjalin hubungan dengan Amirullah. Keduanya pernah bersama-sama duduk di kursi DPRD Maros. "Kami menyambut dengan penuh rasa syukur dan bangga bergabungnya sahabat lama kami, Bapak Amirullah Nur Saenong, ke dalam keluarga besar SOKSI," ujar Andi Patarai dalam keterangannya, Jumat (17/7/2026).
Menurut Patarai, pengalaman panjang Amirullah di dunia politik, organisasi, dan usaha menjadi modal penting untuk memperkuat jaringan SOKSI di Sulsel. "Bergabungnya beliau merupakan sebuah kehormatan sekaligus menambah kekuatan SOKSI dalam membangun organisasi yang semakin solid dan berkontribusi bagi Partai Golkar," jelasnya.
Alasan Amirullah: Sejarah Panjang SOKSI dan Kedekatan dengan Andi Patarai
Amirullah mengaku tidak berpikir panjang ketika mendapat ajakan bergabung. Ia menilai SOKSI memiliki sejarah panjang sebagai salah satu pilar lahirnya Partai Golkar. "Saya merasa terhormat dapat menjadi bagian dari keluarga besar SOKSI. Hubungan persahabatan saya dengan Pak Andi Patarai sudah terjalin sejak lama, bahkan kami pernah bersama-sama menjadi anggota DPRD Maros," jelasnya.
Ia juga menilai SOKSI konsisten melakukan pembinaan kader. "Insyaallah saya siap bekerja bersama seluruh kader untuk membesarkan SOKSI di Sulawesi Selatan," kata Amirullah.
Dekat dengan IAS, SOKSI Siap Hadapi Musda Golkar
Amirullah dikenal sebagai salah satu tokoh politik di Kabupaten Maros yang dekat dengan Andi Sudirman Sulaiman (IAS) saat keduanya masih sama-sama kader Partai Demokrat. Sebelumnya, SOKSI Sulsel telah menyatakan dukungan kepada IAS untuk maju sebagai calon Ketua DPD I Golkar Sulsel pada Musda mendatang.
Andi Patarai menilai kehadiran Amirullah menjadi tambahan kekuatan bagi SOKSI dalam memperkuat konsolidasi organisasi menghadapi agenda politik Golkar, termasuk Musda Golkar Sulsel. "SOKSI terbuka bagi tokoh-tokoh yang ingin berkontribusi memperkuat organisasi dan Partai Golkar," pungkas Patarai.