SULAWESI SELATAN — Palembang – Pertamina memastikan pasokan bahan bakar pesawat di Bandara SMB II Palembang aman untuk mendukung transportasi udara Sumatera Selatan. Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan meninjau langsung fasilitas AFT SMB II pada Senin (20/7) dalam agenda Management Walkthrough (MWT).
Dalam kunjungannya, Iriawan menekankan pentingnya keandalan operasional terminal avtur tersebut. “Bagi Pertamina, setiap layanan yang andal pada akhirnya bermuara pada pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya dalam siaran resmi perusahaan.
Layanan Tepat Waktu di Musim Sibuk
AFT SMB II mencatat kinerja positif dalam hal ketepatan waktu pengisian avtur atau On-Time Performance (OTP), terutama saat Ramadan, Idulfitri, Natal, Tahun Baru, dan musim haji. Iriawan mengapresiasi dedikasi tim yang menjaga kelancaran operasional di tengah lonjakan permintaan.
“Ketepatan waktu pengisian avtur pada periode-periode dengan mobilitas tinggi merupakan bukti dedikasi dan profesionalisme seluruh tim,” katanya.
Untuk memastikan pasokan tetap lancar, AFT SMB II mengerahkan tujuh unit mobil refueler yang siaga penuh di apron bandara. Infrastruktur ini menjadi kunci agar Pertamina bisa merespons peningkatan kebutuhan energi secara cepat dan aman.
Digitalisasi untuk Efisiensi Layanan
Dalam kesempatan yang sama, Iriawan meminta penguatan sistem digital untuk memantau proses pengisian avtur secara real time. Ia menginstruksikan optimalisasi sistem Digital Ground Operation (DGO) atau PADMA guna meningkatkan transparansi dan efisiensi.
Ia juga mendorong pengujian berkala sistem proteksi kebakaran dan peningkatan manajemen risiko di terminal. Menurutnya, MWT bukan sekadar inspeksi, melainkan wadah untuk memastikan budaya keselamatan kerja berjalan konsisten.
Dengan total penyaluran 34.594 kiloliter sepanjang 2025, Pertamina optimistis pasokan avtur di Sumatera Selatan tetap terjaga. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan mendukung kelancaran transportasi udara nasional di tengah tren peningkatan mobilitas masyarakat.