Pencarian

Bus Persib U-18 Diserang Oknum Suporter di Batang, Farhan Mengutuk Keras

Senin, 12 Oktober 2026 • 20:54:01 WIB
Bus Persib U-18 Diserang Oknum Suporter di Batang, Farhan Mengutuk Keras
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengutuk keras penyerangan bus rombongan Persib U-18 oleh oknum suporter di Rest Area Batang KM 330.

SULAWESI SELATAN — Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengutuk keras penyerangan bus rombongan Persib U-18 oleh oknum suporter di Rest Area Batang KM 330, Jawa Tengah. Insiden yang terjadi Minggu malam itu membuat media officer akademi Pandu Persada babak belur dan barang-barang di dalam bus dijarah. Farhan memastikan tidak ada pemain yang mengalami luka fisik, tetapi menuntut proses hukum menyeluruh.

Penyerangan terjadi saat rombongan tim Persib U-18 dan ofisial tengah dalam perjalanan pulang. Sejumlah oknum suporter diduga masuk ke dalam bus dan melontarkan provokasi kepada para pemain. Situasi sempat memanas sebelum aparat mengendalikan keadaan.

Dari seluruh rombongan, hanya Pandu Persada yang mengalami babak belur. Barang-barang milik tim di dalam bus juga dijarah oleh oknum tersebut. Pemain lain dilaporkan selamat dari serangan fisik, namun mengalami tekanan psikologis akibat kejadian itu.

Farhan: Teror Kekerasan Bukan Bagian dari Olahraga

Farhan menyampaikan kecaman langsung dari Pendopo Kota Bandung, Senin (12-10-2026). Ia menegaskan tindakan kekerasan dan teror tidak punya tempat dalam dunia olahraga.

"Kami dari Pemerintah Kota Bandung sangat prihatin dan mengutuk keras tindakan teror tersebut. Teror kekerasan bukanlah bagian dari olahraga," ujar Farhan.

Ia mendorong kepolisian mengusut tuntas dugaan perusakan barang dan kekerasan yang dialami sejumlah korban. Penanganan kasus diminta dilakukan menyeluruh, bukan hanya pada pelaku utama di lapangan.

Pendampingan Psikologis untuk Pemain dan Keluarga

Pemkot Bandung bersama Askot PSSI Kota Bandung akan memberikan pendampingan kepada para korban. Fokus utamanya adalah pemain yang mengalami tekanan akibat insiden tersebut.

"Pendampingan juga akan diberikan kepada keluarga pemain serta pihak lain yang terdampak, termasuk istri pelatih dan istri Pandu Persada (Media Officer Akademi Persib) yang turut mengalami kekhawatiran setelah kejadian," kata Farhan.

Pendampingan psikologis disiapkan bagi para atlet, orang tua pemain, dan keluarga yang menjadi korban. Langkah ini diambil karena dampak insiden tidak berhenti pada luka fisik semata.

Wacana Pengawalan TNI/Polri untuk Tim Junior

Farhan menyatakan pihaknya akan berdiskusi dengan manajemen Persib untuk memperkuat sistem pengamanan tim junior dan akademi. Perhatian khusus diberikan pada perjalanan ke luar kota yang rawan gangguan.

Satu di antara langkah yang sedang dipertimbangkan adalah menugaskan personel TNI/Polri, Satpol PP, dan Dishub untuk mendampingi rombongan. Gagasan ini masih berupa usulan awal yang akan dibahas lebih lanjut bersama pihak terkait.

"Kami berharap insiden ini menjadi perhatian bersama, bahwa keamanan atlet harus menjadi prioritas dan rivalitas dalam olahraga tidak boleh berujung pada intimidasi maupun kekerasan," tegas Farhan.

Follow sulseldaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bola.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks