PT Vale Indonesia Latih 40 Jurnalis Sulsel dan Sultra, Sorowako Jadi Laboratorium Liputan Keberlanjutan

Penulis: Hendra Setiawan  •  Kamis, 30 Juli 2026 | 11:28:01 WIB
Sorowako, Luwu Timur, menjadi lokasi pelatihan 40 jurnalis dari Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara yang digelar PT Vale Indonesia bersama Tempo Institute pada 26–28 Juli 2026.

MAKASSAR — Sorowako, Luwu Timur, menjadi ruang kelas bagi 40 jurnalis dari Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara selama tiga hari. PT Vale Indonesia menggandeng Tempo Institute untuk meningkatkan kapasitas wartawan dalam liputan investigasi dan pelaporan berbasis fakta, sekaligus membuka keran informasi langsung soal proyek strategis hilirisasi nikel.

Kegiatan Upskilling & Site Visit Media yang berlangsung pada 26–28 Juli 2026 itu merupakan edisi ketiga yang digelar perusahaan. Head of External Relations Sorowako & Outer Area PT Vale Indonesia, Yusri Yunus, menekankan bahwa media bukan sekadar saluran informasi, melainkan mitra strategis dalam membangun kepercayaan publik.

"Kami percaya kepemimpinan yang bertanggung jawab harus ditopang oleh keterbukaan informasi, sementara integritas diwujudkan melalui penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan berbasis fakta," kata Yusri dalam keterangan yang diterima di Makassar, Kamis.

Proyek Sorlim: Hilirisasi Nikel untuk Baterai Kendaraan Listrik

Senior Manager Construction Indonesia Growth Project (IGP) Sorowako Limonite (Sorlim) PT Vale Indonesia, Ridwan Banda, memaparkan perkembangan proyek andalan perusahaan. Sorlim mengintegrasikan pengembangan tambang limonit di Blok Sorowako dengan pembangunan fasilitas High Pressure Acid Leach (HPAL) bersama mitra.

Bijih nikel kadar rendah—rata-rata 1,14 persen Ni—akan diolah menjadi produk bernilai tambah untuk bahan baku industri kendaraan listrik dan transisi energi. "Konstruksi tambang telah mencapai 50,5 persen dan ditargetkan rampung pada kuartal II 2027, sementara pembangunan fasilitas HPAL telah mencapai 19,3 persen dengan target penyelesaian pada kuartal IV 2027," papar Ridwan.

Mengapa Perusahaan Terbuka untuk Liputan Investigasi?

Redaktur Pelaksana Tempo, Raymundus Rikang, memberikan apresiasi atas keterbukaan PT Vale. Menurutnya, tidak banyak perusahaan yang bersedia mendukung peningkatan kompetensi investigasi wartawan. "Pelatihan ini sangat penting bagi wartawan untuk meningkatkan skill mereka khususnya liputan investigasi," ungkap Raymundus.

Para peserta tidak hanya mendapatkan materi di ruang kelas. Mereka diajak melihat langsung bagaimana komitmen keberlanjutan dijalankan di lapangan, termasuk proses konstruksi dan pengelolaan lingkungan di sekitar area tambang. Pengalaman ini diharapkan memperkaya perspektif jurnalis dalam menyampaikan informasi secara objektif dan berimbang.

Pembangunan Berjalan, Dampak Sosial-Lingkungan Jadi Perhatian

PT Vale memastikan proyek IGP Sorlim berjalan selaras dengan upaya menciptakan manfaat sosial dan lingkungan yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar Luwu Timur. Perusahaan menekankan prinsip keselamatan, tata kelola yang baik, dan keberlanjutan dalam setiap tahapan proyek.

Melalui pengembangan Sorlim, PT Vale berupaya menciptakan nilai tambah sumber daya mineral Indonesia sekaligus memperkuat kontribusi perusahaan dalam mendukung hilirisasi nasional dan pembangunan ekosistem industri berbasis nikel yang berdaya saing global.

Reporter: Hendra Setiawan
Sumber: makassar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top