MAKASSAR — Penghargaan Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi diberikan kepada sejumlah pemerintah daerah yang dinilai berhasil dalam tata kelola pemerintahan. Mendagri Tito Karnavian menyerahkan langsung apresiasi tersebut dan menyampaikan ucapan selamat kepada para kepala daerah penerima.
Empat kategori menjadi fokus penilaian dalam ajang ini. Kategori tersebut meliputi Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri, Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Akses Terhadap Layanan Pendidikan, serta Implementasi Program 3 Juta Rumah.
Pemda yang meraih penghargaan tidak hanya menerima piagam. Mereka juga mendapatkan insentif fiskal sebagai bentuk reward atas kinerja yang dinilai berhasil.
Tito menegaskan insentif fiskal tersebut harus dikembalikan manfaatnya kepada masyarakat. Tambahan dana itu masuk ke APBD dan diperuntukkan bagi kepentingan rakyat.
"Saya ucapkan selamat kepada rekan-rekan kepala daerah yang berhasil mendapatkan penghargaan, apalagi dalam bentuk insentif fiskal, artinya tambahan untuk APBD, digunakan untuk rakyat," ucap Tito.
Menurut Tito, apresiasi ini diharapkan memotivasi pemerintah daerah untuk terus tumbuh. Peningkatan pelayanan publik menjadi target utama dari pemberian penghargaan.
Empat kategori yang dinilai menyentuh kebutuhan dasar warga. Pengelolaan sampah menyangkut lingkungan asri, sementara layanan kesehatan dan pendidikan menjadi indikator kesejahteraan. Program 3 Juta Rumah berkaitan dengan penyediaan hunian layak.
Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 digelar dalam beberapa batch. Batch II khusus mencakup wilayah Regional Sulawesi, dengan penilaian atas kinerja pemda di empat bidang yang telah ditetapkan.
Insentif fiskal menjadi daya tarik tersendiri bagi daerah. Dana tambahan itu bisa dialokasikan untuk program yang berdampak langsung ke masyarakat, sesuai arahan Mendagri.
Kemendagri belum merinci besaran insentif yang diterima masing-masing daerah. Namun, penghargaan ini menjadi sinyal bahwa kinerja pemda terus dipantau dan diapresiasi secara berkala.