Pencarian

Pupuk Indonesia Genjot Penebusan Pupuk Bersubsidi di Takalar Jelang Musim Tanam III

Sabtu, 19 September 2026 • 10:39:31 WIB
Pupuk Indonesia Genjot Penebusan Pupuk Bersubsidi di Takalar Jelang Musim Tanam III

PT Pupuk Indonesia (Persero) mempercepat penebusan pupuk bersubsidi di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, menjelang musim tanam III. Per 15 September 2026, realisasi penyaluran di daerah itu baru mencapai 17.167 ton atau 58 persen dari alokasi 29.776 ton. Dari 29.068 petani terdaftar e-RDKK, sebanyak 18.313 petani atau 63 persen sudah menebus jatahnya.

TAKALAR — PT Pupuk Indonesia (Persero) menggelar Rembuk Tani dan Tebus Bersama Pupuk Bersubsidi Kabupaten Takalar untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, penyuluh, pelaku usaha distribusi (PUD), Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS), dan petani. Kegiatan itu menyasar percepatan penebusan pupuk sebelum musim tanam III dimulai.

Direktur Manajemen Aset PT Pupuk Indonesia Tri Wahyudi Saleh menyatakan perseroan berupaya memastikan pupuk bersubsidi tersedia dan tersalurkan kepada petani yang berhak sesuai alokasi serta ketentuan pemerintah.

"Pupuk Indonesia terus berupaya memastikan pupuk bersubsidi tersedia dan tersalurkan kepada petani yang berhak sesuai alokasi serta ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah," kata Tri melalui keterangan di Makassar, Jumat.

Realisasi Penebusan Baru 58 Persen dari Alokasi

Data per 15 September 2026 mencatat penyaluran pupuk bersubsidi di Takalar mencapai 17.167 ton atau 58 persen dari alokasi 29.776 ton. Dari 29.068 petani yang terdaftar dalam e-RDKK, sebanyak 18.313 petani atau 63 persen telah melakukan penebusan.

Ketersediaan stok juga dijaga. Per 16 September 2026, stok pupuk bersubsidi di Takalar tercatat 2.042 ton dan tersedia melalui PPTS resmi PT Pupuk Indonesia sesuai alokasi dan ketentuan yang berlaku.

Prinsip 7 Tepat Jadi Acuan Penyaluran

Tri menyebut penyaluran mengacu pada prinsip 7 Tepat: tepat jenis, jumlah, harga, waktu, tempat, mutu, dan sasaran. Dukungan ke petani, katanya, tidak hanya lewat penyediaan pupuk, tetapi juga penguatan koordinasi dengan pemda, penyuluh, PUD, dan PPTS.

Menurut dia, komunikasi yang berjalan baik membantu mengidentifikasi kebutuhan dan kendala lebih awal sehingga bisa ditindaklanjuti bersama.

"Untuk itu, kolaborasi seluruh pihak perlu terus diperkuat agar proses penyaluran berjalan optimal dan kebutuhan petani dapat terpenuhi," ujar Tri.

Sinergi Hulu-Hilir Jadi Kunci Kelancaran

Regional CEO 4 PT Pupuk Indonesia Wisnu Ramadhani menekankan kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi butuh sinergi kuat dari hulu hingga hilir. Peran aktif pemda, penyuluh, PUD, PPTS, dan petani dinilai menentukan.

"Kami terus mendorong agar seluruh ekosistem penyaluran pupuk dapat berjalan secara optimal. Tidak hanya memastikan ketersediaan pupuk, tetapi juga memastikan proses penyalurannya berjalan sesuai ketentuan dan dapat diakses oleh petani yang memiliki alokasi. Sinergi dengan seluruh stakeholder menjadi kunci untuk menjaga kelancaran tersebut," kata Wisnu.

Wisnu menyebut musim tanam III menjadi momentum meningkatkan koordinasi dan menyiapkan kebutuhan petani sejak awal.

"Kami berharap koordinasi yang telah terbangun dapat terus diperkuat, sehingga berbagai kebutuhan maupun kendala di lapangan dapat segera dikomunikasikan dan ditindaklanjuti. Dengan demikian, petani dapat menjalankan kegiatan budi dayanya dengan dukungan pupuk yang tersedia sesuai kebutuhan dan alokasi," ujarnya.

Edukasi dan Evaluasi Berkala di Sulawesi Selatan

Selain menjaga ketersediaan, Pupuk Indonesia melakukan sejumlah upaya optimalisasi penyaluran di Sulawesi Selatan. Langkah itu mencakup penguatan ketahanan stok pada PPTS resmi, program edukasi dan pendampingan, serta koordinasi dan evaluasi berkala bersama pemangku kepentingan di daerah.

Rangkaian upaya tersebut diharapkan membantu petani Takalar mempersiapkan musim tanam III dan menjaga keberlanjutan produktivitas pertanian di Sulawesi Selatan.

Follow sulseldaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: makassar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks