LUWU UTARA — Kontingen Luwu Utara yang dilepas untuk Porprov XVIII Sulsel 2026 terdiri dari 232 atlet yang tersebar di 25 cabang olahraga. Sebanyak 12 cabor akan bertanding di Kabupaten Wajo, sementara 13 cabor lainnya berlaga di Kabupaten Bone.
Kontingen juga diperkuat 159 orang yang terdiri dari pelatih, ofisial, dan manajer. Pelepasan berlangsung di Aula Lagaligo, Kantor Bupati Luwu Utara.
Andi Abdullah Rahim memastikan kenaikan bonus tidak hanya berlaku untuk medali emas. Peraih perak akan menerima Rp 10 juta, sedangkan perunggu diganjar Rp 5 juta.
"Kita akan menambahkan bonus yang sebelumnya Rp5 juta menjadi Rp15 juta untuk medali emas, Rp10 juta medali perak dan Rp5 juta untuk perunggu," tegas Bupati di hadapan para atlet.
Angka bonus emas sebelumnya Rp 5 juta. Kini nilainya tiga kali lipat dari besaran lama.
Luwu Utara membidik posisi 10 besar pada Porprov XVIII Sulsel. Jika target tercapai, KONI Luwu Utara dijanjikan bonus tambahan.
"Kalau kita masuk dalam 10 besar, nanti KONI yang kita kasih juga bonus, agar dalam pembinaan para atlet yang ada di Kabupaten Luwu Utara ini lebih maju dan ditingkatkan," ungkap Andi Abdullah Rahim.
Bupati pernah menjabat Ketua KONI Luwu Utara periode 2015. Ia menyebut Porprov bukan sekadar ajang berburu medali, melainkan bagian dari proses pembinaan atlet.
Andi Abdullah Rahim mengaku bangga melihat semangat para atlet yang akan berlaga. Ia meminta seluruh kontingen tampil maksimal tanpa terbebani target.
"Lakukanlah dengan sebaik-baiknya, keluarkanlah semua kemampuan yang dimiliki, jangan terbebani tapi nikmatilah," pesannya.
Dengan bonus yang naik tiga kali lipat dan target 10 besar, kontingen Luwu Utara berangkat ke Porprov XVIII Sulsel 2026 membawa beban harapan warga kabupaten itu.