MAKASSAR — Bantuan pendidikan dari YBM PLN UIP Sulawesi diserahkan kepada 15 mahasiswa Unismuh Makassar yang dinilai paling membutuhkan dukungan biaya kuliah. Program ini sudah beberapa kali berjalan di kampus tersebut dalam empat tahun terakhir.
Salah satu penerima bantuan adalah Disa, mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia. Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang harus ia tanggung sebesar Rp3,5 juta per semester.
Ayah Disa bekerja sebagai petani, ibunya ibu rumah tangga. Dukungan biaya pendidikan disebut dapat mengurangi beban keluarganya sehingga Disa lebih fokus menjalani perkuliahan.
Bantuan Belum Menutup UKT hingga Lulus
Ketua YBM PLN UIP Sulawesi M. Pahri Jafar menyatakan penyaluran bantuan belum mencakup pembiayaan UKT sampai mahasiswa menyelesaikan studi. Meski begitu, dana yang diberikan diharapkan meringankan kebutuhan biaya pendidikan penerima saat ini.
"Kami memang belum dapat membiayai UKT mahasiswa hingga tuntas, tetapi setidaknya bantuan ini dapat meringankan kebutuhan mereka saat ini. Kami juga berupaya memperluas jangkauan penerima manfaat ke perguruan tinggi lain, tanpa menutup kemungkinan adanya penyaluran bantuan kembali di Unismuh," jelas Pahri.
Menurut Pahri, penyaluran bantuan mempertimbangkan pemerataan penerima manfaat. Tujuannya agar dukungan pendidikan menjangkau mahasiswa di perguruan tinggi lainnya, bukan menumpuk di satu kampus.
Empat Bidang Program YBM PLN UIP Sulawesi
Selain pendidikan, YBM PLN UIP Sulawesi menjalankan program pemberdayaan masyarakat melalui empat bidang utama: pendidikan, ekonomi, sosial, dan dakwah. Di bidang ekonomi, dukungan diberikan dalam bentuk pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengembangkan usaha serta meningkatkan kemandirian ekonomi.
"Melalui empat bidang tersebut, kami berharap dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun YBM PLN dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," tutup Pahri.
Respons Kampus: Harap Program Berkelanjutan
Wakil Dekan II Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unismuh Makassar Dr. Tasrif Akib mengapresiasi dukungan YBM PLN UIP Sulawesi. Ia berharap bantuan menjangkau mahasiswa yang benar-benar membutuhkan dan menjadi program berkelanjutan.
"Semoga kepedulian ini terus berlanjut dan semakin banyak mahasiswa yang dapat merasakan manfaatnya. Terima kasih kepada YBM PLN UIP Sulawesi atas dukungan yang diberikan," ungkap Tasrif.
Penyaluran bantuan pendidikan ini menjadi bagian dari kontribusi YBM PLN UIP Sulawesi yang dalam empat tahun terakhir telah beberapa kali memberikan dukungan kepada mahasiswa Unismuh Makassar.