BANTAENG — Sinergi antara eksekutif dan ulama di Kabupaten Bantaeng resmi diperkuat. Komitmen itu disampaikan langsung oleh Bupati Bantaeng, Muhammad Fathul Fauzy Nurdin, usai prosesi pelantikan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bantaeng masa khidmat 2026–2030.
Dalam sambutannya, politisi yang akrab disapa Uji Nurdin ini menekankan bahwa keberadaan MUI sangat vital dalam menjaga koridor keagamaan di daerahnya. Pemerintah kabupaten, kata dia, siap mendukung penuh implementasi program kerja yang akan dirumuskan dalam Rapat Kerja (Raker) mendatang.
Jembatan Komunikasi Pemerintah dan Masyarakat
Bupati Uji Nurdin berharap MUI dapat berperan sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan berbagai lapisan masyarakat. Fokus pada pelayanan umat dan menjaga stabilitas daerah menjadi poin utama yang ditekankan dalam sambutan tersebut.
”Kami menyambut baik pelantikan ini. Pemerintah Kabupaten Bantaeng berkomitmen untuk senantiasa mendukung langkah-langkah MUI dalam membina umat dan mewujudkan Bantaeng yang lebih religius,” ujar Muhammad Fathul Fauzy.
Pesan dari MUI Sulsel dan Tokoh Masyarakat
Rangkaian acara pelantikan tidak hanya dihadiri jajaran internal MUI Bantaeng. Sejumlah tokoh turut memberikan arahan, termasuk perwakilan MUI Sulawesi Selatan. Dr. KH. Syamsul Bahri Abd Hamid, Lc., M.A., menekankan peran MUI sebagai Shohibul Hukumah, atau mitra pemerintah, dalam menjaga syariah di daerah.
Sementara itu, pengurus MUI Bantaeng yang kini dipimpin oleh Dr. KM Hamzah Israel, M.A., mengedepankan kekompakan antar organisasi masyarakat (ormas) Islam dan penguatan peran pesantren sebagai basis edukasi keagamaan.
Prof. Dr. Ir. H.M. Nurdin Abdullah, M.Agr., yang turut hadir, menitipkan harapan agar amanah masyarakat dapat dijalankan melalui kolaborasi harmonis antara ulama dan umara.
Target Program: Edukasi Agama dan Kemaslahatan Umat
Dengan dukungan penuh dari Bupati Bantaeng, pengurus MUI masa khidmat 2026-2030 diharapkan dapat segera mengeksekusi program-program strategis. Prioritas utama meliputi pemberian edukasi keagamaan yang merata serta pengawalan kemaslahatan umat di seluruh wilayah Kabupaten Bantaeng.