Pencarian

Dua Bocah di Takalar Ditemukan Tewas Mengapung di Septic Tank Proyek Sekolah Rakyat, Sempat Dilaporkan Hilang

Jumat, 29 Mei 2026 • 12:56:01 WIB
Dua Bocah di Takalar Ditemukan Tewas Mengapung di Septic Tank Proyek Sekolah Rakyat, Sempat Dilaporkan Hilang
Dua bocah ditemukan tewas mengapung di galian septic tank proyek sekolah di Takalar.

TAKALAR — Peristiwa nahas itu terjadi di area proyek yang berlokasi tidak jauh dari pemukiman warga. Kedua bocah tersebut ditemukan dalam kondisi telungkup di dalam air galian septic tank yang sedianya digunakan untuk pembangunan fasilitas sanitasi sekolah tersebut.

Kronologi Pencarian: Berawal dari Pamit Bermain Sore Hari

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian dan saksi di lokasi, kedua korban meninggalkan rumah bersama-sama pada pukul 15.40 WITA untuk bermain di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka. Namun, hingga pukul 19.00 WITA, keduanya tak kunjung pulang, membuat orang tua dan warga setempat panik dan memulai pencarian.

Upaya pencarian awal dilakukan di sekitar rumah dan jembatan dekat Palleko, namun hasilnya nihil. Warga kemudian berinisiatif menyisir area pembangunan Sekolah Rakyat bersama para buruh proyek. Di sanalah mereka menemukan kedua jasad korban sudah dalam keadaan mengapung.

Evakuasi dan Penanganan Aparat

Kedua jasad bocah tersebut berhasil dievakuasi dari dalam galian septic tank ke permukaan. Selanjutnya, mereka segera dibawa ke rumah duka menggunakan mobil ambulans milik Puskesmas Polut, sebelum akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Padjonga Daeng Ngalle Takalar untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Takalar, Iptu Haryanto Hidayat Pabeta, membenarkan adanya insiden yang menimpa dua bocah tersebut. “Iya betul, ada kejadian tersebut dan personel Polsek Polongbangkeng Utara sudah langsung bergerak ke TKP semalam,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (28/5).

Polisi Lakukan Olah TKP, Korban Telah Dikebumikan

Kanit Reskrim Polsek Polongbangkeng Utara, Aiptu Abdul Muis Situju, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari para saksi di lokasi kejadian. Dugaan sementara, kedua korban terpeleset atau jatuh ke dalam galian yang belum diberi pengaman.

Hingga berita ini diturunkan, kedua jasad bocah tersebut telah diserahkan kepada pihak keluarga dan sudah dikebumikan dengan layak di pemakaman setempat. Peristiwa ini menjadi peringatan bagi para orang tua dan pengelola proyek untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya di area konstruksi yang dekat dengan pemukiman warga.

Bagikan
Sumber: kabarmakassar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks