Pencarian

Harga Emas di Pegadaian Kompak Anjlok, Antam Paling Dalam Rp 6.000 Per Gram

Rabu, 01 Juli 2026 • 13:59:31 WIB
Harga Emas di Pegadaian Kompak Anjlok, Antam Paling Dalam Rp 6.000 Per Gram
Harga emas Antam di Pegadaian turun Rp 6.000 per gram pada awal Juli 2026.

SULAWESI SELATAN — Berdasarkan data yang dihimpun dari Pegadaian, harga emas Antam menjadi yang paling dalam koreksinya. Logam mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk ini susut Rp 6.000 menjadi Rp 2.730.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.736.000 per gram. Sementara itu, emas UBS dan Galeri24 sama-sama turun Rp 5.000 per gram. Harga emas UBS kini dibanderol Rp 2.612.000 per gram, sedangkan Galeri24 di level Rp 2.600.000 per gram.

Koreksi ini membuat selisih harga antar produk semakin terlihat. Emas Antam tetap menjadi yang termahal, sementara Galeri24 menjadi pilihan paling ekonomis di antara ketiganya. Untuk pecahan 0,5 gram, misalnya, harga Galeri24 tercatat Rp 1.364.000, lebih murah Rp 54.000 dibanding Antam yang Rp 1.418.000.

Daftar Harga Emas Pegadaian Lengkap per 1 Juli 2026

Pegadaian menyediakan variasi bobot yang luas untuk setiap produk. Galeri24 dijual mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram, UBS tersedia hingga 500 gram, sementara Antam di Pegadaian hanya sampai 10 gram. Berikut rincian harga lengkapnya:

Galeri24
0,5 gram: Rp 1.364.000
1 gram: Rp 2.600.000
2 gram: Rp 5.136.000
5 gram: Rp 12.745.000
10 gram: Rp 25.423.000
25 gram: Rp 63.214.000
50 gram: Rp 126.328.000
100 gram: Rp 252.531.000
250 gram: Rp 629.775.000
500 gram: Rp 1.259.548.000
1.000 gram: Rp 2.519.096.000

Antam
0,5 gram: Rp 1.418.000
1 gram: Rp 2.730.000
2 gram: Rp 5.398.000
5 gram: Rp 13.416.000
10 gram: Rp 26.775.000
25 gram: Rp 66.807.000
50 gram: Rp 133.531.000
100 gram: Rp 266.981.000

UBS
0,5 gram: Rp 1.412.000
1 gram: Rp 2.612.000
2 gram: Rp 5.183.000
5 gram: Rp 12.807.000
10 gram: Rp 25.480.000
25 gram: Rp 63.573.000
50 gram: Rp 126.885.000
100 gram: Rp 253.671.000
250 gram: Rp 633.990.000
500 gram: Rp 1.266.490.000

Tekanan Global: Suku Bunga AS Kunci Penurunan

Anjloknya harga emas domestik tak lepas dari pelemahan harga emas dunia. Pada perdagangan Selasa (30/6/2026), harga emas spot turun 0,2% ke US$ 4.008,94 per ons, level terendah sejak November. Sepanjang Juni 2026, emas sudah ambles 11,3% — penurunan kuartalan paling tajam dalam 13 tahun terakhir.

Analis Marex, Edward Meir, mengatakan pasar gelisah karena tidak melihat titik terang dari kebijakan moneter Amerika Serikat. "Inflasi AS masih jauh di atas target 2% The Fed. Pasar memperkirakan bank sentral akan menahan suku bunga tinggi lebih lama, bahkan bisa naik lagi," ujarnya. Ekspektasi ini membuat emas yang tidak memberikan imbal hasil (yield) kehilangan daya tariknya.

Para pedagang saat ini melihat 65% kemungkinan kenaikan suku bunga pada September 2026, berdasarkan alat CME FedWatch. Investor tengah menanti data ketenagakerjaan ADP dan non-farm payrolls AS pekan ini untuk memastikan arah kebijakan The Fed selanjutnya. Jika data menunjukkan pasar tenaga kerja masih ketat, tekanan pada emas bisa berlanjut.

Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks