JAKARTA — Dua kecamatan di Kabupaten Luwu Utara, Seko dan Rampi, masih berstatus off-grid atau belum tersambung jaringan listrik nasional. Pemerintah daerah pun bergerak dengan mendatangi langsung Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Jakarta, Selasa (14/7/2026).
Bupati Luwu Utara, Ir. H. Andi Abdullah Rahim, ST, diterima oleh Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan, Ahmad Amiruddin, ST, MSc, Ph.D. Dalam pertemuan itu, bupati memaparkan cetak biru pengembangan kelistrikan daerah yang mengandalkan energi bersih.
Menurut paparan yang disampaikan, Luwu Utara memiliki potensi besar untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan tenaga surya. Wilayah ini dialiri banyak sungai besar dan mendapat intensitas sinar matahari tinggi sepanjang tahun.
Solusi PLTS Terpusat untuk Wilayah Pegunungan
Meski potensi air melimpah, fokus utama audiensi justru pada pemenuhan listrik desa di Seko dan Rampi. Kedua kecamatan berada di kawasan pegunungan yang sulit dijangkau jaringan kabel konvensional milik PLN.
Pemkab Luwu Utara mengusulkan penggunaan teknologi energi terbarukan melalui skema PLTS Terpusat. Bupati Andi Abdullah Rahim menilai ini sebagai solusi paling realistis dan cepat untuk medan berat tersebut.
"Kami siap membangun kemitraan strategis dengan Kementerian ESDM dan PT PLN untuk mengoptimalkan potensi air dan surya lokal," ujar bupati dalam paparannya.
Komitmen Lahan Gratis Jadi Modal Negosiasi
Untuk meyakinkan pemerintah pusat, Pemkab Luwu Utara membawa komitmen konkret berupa penyediaan lahan secara cuma-cuma. Lahan akan disiapkan di titik-titik strategis di Kecamatan Seko dan Rampi untuk pembangunan infrastruktur PLTS Terpusat.
Bupati menegaskan bahwa pemenuhan hak atas akses listrik bagi warga pedalaman menjadi prioritas kerja yang tidak bisa ditawar. Seluruh wilayah off-grid di bumi Seko dan Rampi harus segera merdeka dari kegelapan.
Di sisi lain, Kementerian ESDM melalui Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan menyambut positif paparan dan komitmen tersebut. Pihak kementerian berjanji akan memasukkan usulan ini ke dalam rencana telaah program prioritas ketenagalistrikan nasional.