SULAWESI SELATAN — Jakarta — Jaringan WiFi di rumah yang tidak pernah diganti kata sandinya ibarat pintu rumah yang tidak pernah dikunci. Siapa pun bisa masuk, bandwidth terbagi, dan koneksi jadi lemot. Bagi pelanggan IndiHome, kebiasaan mengganti password secara berkala bukan cuma soal keamanan, tapi juga kenyamanan berselancar sehari-hari.
Untungnya, proses ini tidak serumit yang dibayangkan. Dengan panduan dari indihome.web.id, pengguna bisa mengatur ulang kata sandi modem ZTE, Huawei, maupun Fiberhome langsung dari gawai masing-masing. Setiap merek modem punya tampilan dan langkah yang sedikit berbeda, tapi intinya sama: masuk ke halaman admin lewat browser.
Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah memastikan perangkat (HP atau komputer) sudah tersambung ke jaringan WiFi IndiHome. Setelah itu, buka browser dan ketik alamat IP 192.168.1.1 di kolom URL. Halaman login akan muncul.
Kombinasi username dan password default bervariasi tergantung tipe modem. Untuk ZTE, biasanya admin-admin atau user-user. Sedangkan untuk Fiberhome, coba user / user1234. Sementara modem Huawei kerap menggunakan kombinasi Admin / admin atau admintelecom / telecomadmin. Jika lupa, cek stiker di bagian bawah modem — biasanya tercetak di sana.
Setelah berhasil login, pengguna modem ZTE akan masuk ke halaman utama pengaturan. Langkah selanjutnya, cari menu Network dan temukan kolom bertuliskan wpa passphrase. Di sinilah kata sandi baru dimasukkan. Jangan lupa untuk menyimpan pengaturan agar perubahan langsung aktif.
Nama WiFi atau SSID juga bisa diganti di menu pengaturan SSID jika diinginkan. Tapi pastikan password baru tidak terlalu sederhana — kombinasi huruf besar, kecil, dan angka lebih disarankan.
Untuk pengguna modem Fiberhome, setelah masuk ke halaman admin, langsung cari bagian pengaturan jaringan WiFi. Kolom passphrase adalah tempat untuk memasukkan kata sandi baru. Simpan perubahan, dan selesai.
Sementara untuk modem Huawei, masuk ke menu WLAN, lalu cari opsi WPA/WPA2 pre-shared key. Ganti isian tersebut dengan password pilihan Anda. Pastikan mudah diingat tapi tetap aman dari tebakan orang lain.
Selain mencegah akses tidak sah, mengganti kata sandi secara berkala juga menjaga kualitas koneksi. Semakin banyak perangkat yang menumpang tanpa izin, semakin besar bandwidth yang terbagi. Akibatnya, kecepatan internet menurun dan kuota FUP lebih cepat jebol.
Bagi pengguna rumahan yang mengandalkan internet untuk bekerja atau sekolah, stabilitas jaringan bukan lagi soal kenyamanan — sudah menjadi kebutuhan pokok. Dengan langkah sederhana ini, risiko gangguan bisa ditekan tanpa perlu mengeluarkan biaya tambahan.