Pencarian

Polres Pelabuhan Tanjungperak Kawal Distribusi Jagung Petani ke Bulog, Rantai Pasok Langsung Terpangkas

Jumat, 12 Juni 2026 • 18:04:01 WIB
Polres Pelabuhan Tanjungperak Kawal Distribusi Jagung Petani ke Bulog, Rantai Pasok Langsung Terpangkas
Polres Pelabuhan Tanjungperak mengawal distribusi jagung dari petani ke Bulog untuk memperpendek rantai pasok.

SULAWESI SELATAN — Kepastian pasar menjadi angin segar bagi Poktan Nandur Makmur setelah meneken kesepakatan (MoU) dengan Bulog. Sebelumnya, petani kerap kesulitan menjual hasil panen kuartal I-2026 ini dengan harga layak karena panjangnya rantai tengkulak.

“Kami punya kepastian harga dan tidak perlu cemas soal serapan,” ujar perwakilan petani yang tergabung dalam kelompok tani tersebut. Dengan pengawalan langsung dari kepolisian, proses pengiriman dari lahan hingga ke gudang penyimpanan berlangsung tanpa hambatan.

Uji Lab Ketat, Jaminan Kualitas Prima

Sebelum jagung masuk gudang, Bulog menerapkan standar ketat melalui uji laboratorium. Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak, Iptu Suroto, menjelaskan proses pengujian meliputi pengambilan sampel acak, pengecekan kadar air, hingga pemeriksaan fisik total.

“Semua tahapan dilakukan demi menjamin kualitas jagung benar-benar prima,” kata Suroto, Kamis (11/6/2026). Jagung yang dikeringkan secara mandiri oleh petani ini harus memenuhi standar nasional sebelum resmi diserap ke stok pangan nasional.

Sinergi Polri-Bulog, Produktivitas Lahan Terdorong

Polres Pelabuhan Tanjungperak tidak hanya bertugas mengawal distribusi, tetapi juga mendorong iklim usaha tani yang lebih sehat. Dengan adanya kepastian serapan hasil panen, para petani diharapkan semakin termotivasi meningkatkan produktivitas lahan mereka pada musim tanam berikutnya.

Langkah ini menjadi model kolaborasi aparat dengan BUMN yang langsung menyentuh sektor riil. Alih-alih hanya bersifat seremonial, pengawalan fisik hingga ke gudang Bulog memastikan bantuan tepat sasaran dan tidak ada penyimpangan di lapangan.

Ke depan, skema serupa berpotensi diperluas ke komoditas lain guna memperkuat ketahanan pangan di Jawa Timur. Sinergi ini membuktikan bahwa petani lokal bisa menjadi pemasok utama kebutuhan pangan nasional jika rantai distribusi dipangkas dan harga dijamin stabil.

Bagikan
Sumber: kpksigap.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks