Bupati Wajo Hadiri Panen Raya Desa Sappa, Janjikan Solusi Air untuk Petani di Tengah Kemarau

Penulis: Hendra Setiawan  •  Rabu, 16 September 2026 | 22:16:31 WIB
Bupati Wajo Andi Rosman menghadiri panen raya di Desa Sappa, Kecamatan Belawa, Rabu (16/9/2026).

WAJO — Bupati Wajo Andi Rosman menghadiri kegiatan panen raya di Desa Sappa, Kecamatan Belawa, Rabu (16/9/2026). Kegiatan itu turut dihadiri unsur Forkopimca, termasuk Kapolsek, Koramil, dan Camat setempat.

Andi Rosman hadir didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Andi Pameneri serta Anggota DPRD Wajo Ibnu Hajar. Sejumlah tokoh masyarakat, pemuda, dan tamu undangan lainnya juga hadir dalam acara tersebut.

Momentum Serap Aspirasi Petani di Musim Kemarau

Menurut Andi Rosman, panen raya menjadi momentum untuk melihat langsung kondisi pertanian sekaligus menyerap aspirasi petani di tengah musim kemarau yang masih berlangsung.

Ia menyampaikan apresiasi kepada para petani yang tetap berupaya mempertahankan produktivitas pertanian meski menghadapi keterbatasan air. Sektor pertanian disebutnya sebagai salah satu penopang utama perekonomian masyarakat Wajo.

Kelola Irigasi dan Pompa untuk Lahan Kekurangan Air

Andi Rosman menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya air secara efektif. Ia menyebut pemanfaatan sarana irigasi dan pompa sebagai upaya membantu lahan pertanian yang mengalami kekurangan air.

"Petani kita harus tetap kita dampingi. Di tengah kondisi kemarau seperti sekarang, kebutuhan air menjadi perhatian utama. Pemerintah harus hadir mencari solusi agar lahan pertanian tetap bisa mendapatkan pasokan air," ujar Andi Rosman.

Ia berharap hasil panen raya di Desa Sappa memberikan manfaat bagi petani sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan produksi pertanian.

"Kita berharap hasil panen ini memberikan kesejahteraan bagi petani. Pemerintah akan terus berkoordinasi dan berupaya membantu petani menghadapi dampak musim kemarau," katanya.

Pemda Lihat Langsung Kondisi Lahan

Panen raya itu juga menjadi ajang bagi pemerintah daerah untuk melihat secara langsung kondisi lahan dan kebutuhan petani. Perhatian utama diarahkan pada ketersediaan air agar langkah penanganan dapat dilakukan lebih tepat.

Reporter: Hendra Setiawan
Sumber: celoteh.online This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top