Gubernur Sulsel Resmikan Jembatan Salu Jambu Andalan, Hubungkan Luwu–Luwu Utara dengan Anggaran Rp 12,9 Miliar

Penulis: Jauhari Lubis  •  Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:16:31 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan meresmikan Jembatan Salu Jambu Andalan yang menghubungkan Kabupaten Luwu dan Luwu Utara.

LUWU — Jembatan Salu Jambu Andalan dibangun sejak 17 Oktober 2025 dan sempat menghadapi kendala teknis, terutama pengangkutan material yang harus memakai rakit karena keterbatasan akses penyeberangan. Meski begitu, pekerjaan rampung hingga jembatan siap difungsikan bagi warga dua kabupaten.

Pekerjaan dikerjakan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Luwu, dengan melibatkan penyedia jasa dan konsultan pengawas putra asli Luwu. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Luwu, Usdin Iskandar, menyebut panjang total jembatan sekitar 80 meter.

Anggaran Rp 12,9 Miliar dari Bantuan Keuangan Pemprov

Dana pembangunan bersumber dari bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kepada Pemerintah Kabupaten Luwu. Peresmian dihadiri Bupati Luwu H. Patahudding, Wakil Bupati Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu, Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim, serta anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Fadriaty Asmaun dan Rusli Sunali.

Patahudding menyampaikan terima kasih atas dukungan anggaran dan komitmen Pemprov Sulsel. Menurutnya, jembatan bukan sekadar infrastruktur, melainkan penghubung antarmasyarakat yang selama ini terkendala akses transportasi.

"Dengan hadirnya jembatan ini, akses masyarakat Luwu dan Luwu Utara semakin mudah. Hubungan kekeluargaan, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, dan aktivitas ekonomi diharapkan semakin lancar," ujarnya.

Usulan Lanjutan: Akses Jalan Menuju Malangke

Patahudding berharap pembangunan infrastruktur dilanjutkan lewat peningkatan akses jalan menuju wilayah Malangke, Kabupaten Luwu Utara. Usulan itu dinilai dapat memperpendek waktu tempuh warga sekaligus menyediakan jalur alternatif saat bencana mengganggu akses utama.

Dukungan Pemprov Sulsel terhadap Kabupaten Luwu, kata dia, juga mencakup sektor lain seperti infrastruktur jalan dan pembangunan rumah sakit regional. Sinergi pemerintah provinsi dan kabupaten diharapkan terus diperkuat agar pembangunan menjawab kebutuhan dasar warga secara bertahap.

Pompa Air untuk Pertanian Ikut Diserahkan

Andi Sudirman Sulaiman menyebut pembangunan jembatan merupakan bagian dari upaya pemerintah menjawab kebutuhan konektivitas masyarakat. Rencana pembangunan jembatan telah diperjuangkan sejak beberapa tahun sebelumnya sebelum akhirnya terealisasi.

"Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, terus berupaya mendorong pemerataan pembangunan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah," ucap Andi Sudirman Sulaiman.

Gubernur berharap jembatan memperlancar mobilitas warga, terutama untuk kegiatan pertanian, perikanan, perdagangan, dan akses pelayanan publik. Ia juga mengapresiasi Pemkab Luwu atas pelaksanaan pembangunan hingga jembatan dapat dimanfaatkan masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Andi Sudirman menyerahkan 10 unit pompa air untuk mendukung kebutuhan warga, khususnya aktivitas pertanian dan pengelolaan air. Turut hadir Ketua TP-PKK Kabupaten Luwu Hj. Kurniah Patahudding, Camat Lamasi, para kepala OPD lingkup Pemkab Luwu, kepala desa, tokoh masyarakat, dan warga Desa Salu Jambu.

Reporter: Jauhari Lubis
Sumber: eksposindo.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top